Dyodoran Food Arena, Wadah Promosi dan Pemberdayaan Pelaku Kuliner Lokal Yogyakarta

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Bantul – Tidak hanya deru mesin dan gemerlap modifikasi kendaraan yang mengguncang Kustomfest 2025, namun juga aroma menggoda dari Dyodoran Food Arena (DFA) yang menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung di Jogja Expo Center (JEC).
‎
‎“Kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang menggugah, sejalan dengan semangat kreatif Kustomfest,” ujar Dyo Kumoro, penyelenggara DFA sekaligus influencer kuliner asal Yogyakarta.
‎
‎Konsep unik DFA lahir dari keinginan untuk membawa pengalaman “scrolling rasa” di media sosial ke dunia nyata.
‎
‎“Selama ini orang hanya bisa melihat makanan lewat layar ponsel. Sekarang mereka bisa mencicipinya langsung,” kata Dyo bersemangat.
‎
‎Dengan 46 tenant pilihan, mayoritas dari Yogyakarta, DFA menampilkan ragam cita rasa seperti Tojoyo 3, Gudeg Embak Pirang, hingga hidangan khas Malaysia yang disajikan oleh chef tamu internasional.
‎
‎Menurut Dyo, seluruh tenant yang bergabung melewati proses seleksi ketat.
‎
‎“Kami melakukan kurasi bersama kreator lokal dan tim Kustomfest. Hasilnya, semua tenant memiliki karakter kuat dan kualitas yang tidak diragukan,” tegasnya.
‎
‎Ia menambahkan, keberadaan DFA menjadi ruang kolaborasi antara pelaku kuliner dan komunitas kreatif otomotif, dua dunia yang ternyata bisa berpadu harmonis.
‎
‎DFA beroperasi sejak pukul 09.00 WIB dan menjadi tempat favorit pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati kuliner tradisional hingga modern.
‎
‎“Kami ingin DFA menjadi wadah promosi sekaligus pemberdayaan pelaku kuliner lokal. Harapannya, dari sini lahir kolaborasi baru dan peluang kerja nyata,” tutup Dyo optimistis.(waw)

Berita Terkait

Transportasi hingga Tata Kelola Digital, UMY Melesat Signifikan di Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University 2026
Dari Peringkat 136 ke 75 Dunia, UMY Melesat Signifikan di UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026
Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan
Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY
Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan
Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dirancang Bertahap dan Berkelanjutan
Stok BBM Aman, Antrean Mengular, Pakar UMY Soroti Sistem Distribusi Subsidi
Kebakaran Hebat Melanda Hamzah Batik Malioboro, Warga Sempat Khawatir Api Merembet ke Rumah

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:44 WIB

Transportasi hingga Tata Kelola Digital, UMY Melesat Signifikan di Pemeringkatan UI GreenMetric Sustainable University 2026

Selasa, 29 September 2026 - 09:36 WIB

Dari Peringkat 136 ke 75 Dunia, UMY Melesat Signifikan di UI GreenMetric Sustainable University Rankings 2026

Selasa, 29 September 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 September 2026 - 08:48 WIB

Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan

Berita Terbaru

Kuliah umum UMY bersama Prof. Mahfud MD

Yogyakarta

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:58 WIB