DPRD Kota Bekasi Soroti WFH, Pengawasan Diperketat agar Tak Jadi ‘Libur Terselubung’

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul. (Jennus)

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — DPRD Kota Bekasi menyoroti rencana kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), yang ditujukan untuk efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini dinilai perlu diantisipasi agar tidak menurunkan kinerja pelayanan publik di daerah.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap kinerja ASN selama pelaksanaan WFH. Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak disalahartikan sebagai “libur terselubung”.

“Jangan sampai ini malah jadi libur, ASN keluyuran. Itu tidak efektif, karena tujuannya efisiensi energi,” ujar Samuel, Rabu (25/3/3026).

Menurut dia, DPRD pada prinsipnya mendukung kebijakan WFH sebagai bagian dari strategi nasional menghadapi tekanan geopolitik global di sektor energi. Namun, implementasi di tingkat daerah harus disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Samuel menilai skema kerja hybrid dapat menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi dan pelayanan. Dalam skema ini, ASN yang bertugas di sektor pelayanan vital tetap bekerja dari kantor, sementara pegawai lainnya dapat menjalankan WFH secara bergiliran.

“Tidak semua libur. Sektor pelayanan publik tetap berjalan, bisa diatur secara rolling antar ASN,” katanya.

Ia juga mendorong Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sistem pengawasan kinerja berbasis digital, seperti dashboard pemantauan, agar setiap pekerjaan ASN tetap terukur dan transparan.

Selain itu, penguatan layanan publik berbasis digital dinilai menjadi kunci agar masyarakat tetap memperoleh akses layanan secara mudah. Termasuk di dalamnya penyediaan hotline khusus yang responsif terhadap kebutuhan warga.

“WFH boleh, tapi pelayanan publik harus tetap maksimal dan mudah dijangkau,” ujar Samuel. (ihd)

Berita Terkait

Semarak Kemerdekaan, Pemkot Bekasi Dorong Sportivitas Lewat Turnamen Padel
Napak Tilas Perjuangan Bekasi, Pemkot Tabur Bunga di Sasak Kapuk dan Rencanakan Pembangunan Monumen
HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Remisi Diberikan kepada 1.034 Warga Binaan Lapas Bekasi
HUT RI ke-81, Wali Kota Bekasi Serukan Penguatan Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
Renungan Suci di TMP Patriot Bangsa, Wali Kota Bekasi Kobarkan Semangat Kepahlawanan
Resmikan Flying Fox BPBD, Wali Kota Bekasi Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana
Semarak Hari Pramuka ke-65, Ratusan Anggota Pramuka Bermalam di Kantor Pemkot Bekasi
Hari Pramuka ke-65, Tri Adhianto Dorong Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Semarak Kemerdekaan, Pemkot Bekasi Dorong Sportivitas Lewat Turnamen Padel

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Napak Tilas Perjuangan Bekasi, Pemkot Tabur Bunga di Sasak Kapuk dan Rencanakan Pembangunan Monumen

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:45 WIB

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Remisi Diberikan kepada 1.034 Warga Binaan Lapas Bekasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:05 WIB

HUT RI ke-81, Wali Kota Bekasi Serukan Penguatan Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Renungan Suci di TMP Patriot Bangsa, Wali Kota Bekasi Kobarkan Semangat Kepahlawanan

Berita Terbaru