DPRD Kota Bekasi Minta Proses Mutasi ASN Sesuai Regulasi dan Tanpa Beban Tambahan

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi — Selain mendesak pengisian jabatan struktural secara definitif, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Alimudin, juga mengkritik kebijakan yang mewajibkan medical check-up (MCU) sebagai salah satu syarat mutasi pejabat. Ia menilai, kebijakan tersebut perlu dikaji ulang karena bertentangan dengan regulasi nasional.

Menurut Alimudin, merujuk pada Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 5 Tahun 2019, tidak ada ketentuan yang mewajibkan MCU sebagai prasyarat mutasi. Bahkan, Pasal 11 dalam aturan tersebut menegaskan bahwa biaya mutasi harus menjadi tanggungan anggaran negara atau daerah, bukan ditanggung individu.

“Kami mendapat laporan bahwa ada pejabat yang diminta membayar sendiri biaya MCU. Ini jelas memberatkan dan tidak sesuai dengan aturan. Bila pemerintah memang menganggap MCU penting, maka pelaksanaannya harus menggunakan fasilitas milik pemerintah, seperti RSUD, bukan rumah sakit swasta,” ujar Alimudin.

Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap kebijakan teknis mutasi, agar tidak membebani Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tetap dalam koridor hukum. DPRD, lanjutnya, akan terus mengawasi kebijakan-kebijakan semacam ini agar tidak menimbulkan ketidakadilan di kalangan ASN.

DPRD Kota Bekasi, khususnya Komisi I, siap menjadi mitra kritis dalam membangun birokrasi yang sehat, adil, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Kami tidak ingin ASN kehilangan semangat kerja hanya karena kebijakan yang tidak berpihak,” tutup Alimudin.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Apresiasi Gerakan Biopori, Dorong Warga Siaga Hadapi Musim Kemarau
Jaringan Agen BRILink BRI KC Cikarang Semakin Dekat dan Cepat Untuk Layanan Perbankan
Harris Bobihoe Paparkan Visi Bumi Patriot Menuju Kota Modern yang Terkoneksi
Pelatihan Pengurusan Izin BPOM Jadi Langkah Pemkot Bekasi Majukan UMKM Lokal
Kali Bekasi Diduga Tercemar, DLH dan KP2C Lakukan Penelusuran Hingga Kabupaten Bogor
Tri Adhianto Pastikan Penataan Pasar Baru Berlanjut, Fasilitas Modern Dibangun Secara Bertahap
Kader KB Kota Bekasi Diperkuat Lewat Sarasehan, Dukung Program Kependudukan Nasional
Polda Banten Awali Pendidikan Bintara SPKT 2026 dengan Fokus pada Moral dan Literasi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:32 WIB

Wali Kota Bekasi Apresiasi Gerakan Biopori, Dorong Warga Siaga Hadapi Musim Kemarau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:36 WIB

Jaringan Agen BRILink BRI KC Cikarang Semakin Dekat dan Cepat Untuk Layanan Perbankan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:05 WIB

Harris Bobihoe Paparkan Visi Bumi Patriot Menuju Kota Modern yang Terkoneksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:11 WIB

Pelatihan Pengurusan Izin BPOM Jadi Langkah Pemkot Bekasi Majukan UMKM Lokal

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kali Bekasi Diduga Tercemar, DLH dan KP2C Lakukan Penelusuran Hingga Kabupaten Bogor

Berita Terbaru