DPRD DIY Siap Perjuangkan Modernisasi Laboratorium Konstruksi PALPJK

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Komisi C DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta menaruh perhatian serius pada kondisi Balai Pengujian, Analisis, Laboratorium, dan Peralatan Jasa Konstruksi (PALPJK) Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral DIY. Melalui kunjungan kerja, Senin (29/9/2025), Komisi C mendorong penguatan fasilitas uji agar laboratorium mampu menjamin transparansi dan akuntabilitas pembangunan infrastruktur di DIY.

Kepala Balai PALPJK, Erny Sonya Pontoh, mengungkapkan sebagian besar peralatan laboratorium telah berusia lebih dari 25 tahun. Minimnya anggaran pemeliharaan –sekitar Rp 60 juta per tahun– membuat peralatan kerap bermasalah dan sulit diandalkan untuk pengujian teknis. “Alat-alat yang kami gunakan sudah melewati umur pakai, sehingga sering mengalami trouble,” ujarnya.

Selain itu, Erny menyoroti keterbatasan anggaran untuk mendukung keikutsertaan tenaga kerja konstruksi DIY dalam ajang kompetisi. Padahal, tim DIY pernah meraih juara pertama tingkat internasional pada 2024 untuk kategori juru ukur konstruksi. “Kompetisi ini penting untuk menunjukkan kapasitas SDM kita, tetapi tanpa dukungan anggaran kami terpaksa mencari donatur,” katanya.

Anggota Komisi C, Aslam Ridio, menilai laboratorium konstruksi memiliki posisi strategis dalam menjamin kualitas pembangunan infrastruktur, baik yang dibiayai APBD maupun APBN. “Laboratorium ini vital karena semua pekerjaan konstruksi perlu diuji agar kualitasnya terjamin. Dukungan terhadap laboratorium berarti mendukung akuntabilitas pembangunan,” ucapnya.

Wakil Ketua Komisi C, Amir Syarifudin, menambahkan pihaknya akan menindaklanjuti masukan dari kunjungan tersebut. “Banyak potensi yang harus ditindaklanjuti. Kami akan mendengar dan memperjuangkan hasil diskusi ini,” ujarnya.

Komisi C berkomitmen memperjuangkan pengadaan peralatan baru yang lebih modern agar laboratorium konstruksi DIY dapat menjadi pusat pengujian berdaya saing, tidak hanya untuk mendukung pembangunan daerah, tetapi juga di tingkat nasional. (ihd)

Berita Terkait

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan
Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani
Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka
Road to DESIK 2026 Hadirkan Musik dan Ruang Ekspresi Kesehatan Mental Anak Muda
Bio Farma Ungkap Strategi Rantai Pasok Vaksin saat Darurat Kesehatan
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Pakar UMY Soroti Kepercayaan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:34 WIB

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh

Sabtu, 26 September 2026 - 14:12 WIB

Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna

Sabtu, 26 September 2026 - 14:08 WIB

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 13:27 WIB

Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani

Jumat, 25 September 2026 - 13:16 WIB

Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru