DPRD Bekasi Panggil Manajemen RSUD, Soroti Dugaan Tunggakan Premi BPJS Karyawan

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman. (Dok DPRD)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman. (Dok DPRD)

JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — Dugaan keterlambatan hingga kelalaian pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi karyawan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Kota Bekasi mendapat perhatian serius DPRD Kota Bekasi. Komisi IV memastikan akan memanggil manajemen rumah sakit untuk meminta klarifikasi resmi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menyatakan pemanggilan tersebut dilakukan guna memperoleh penjelasan menyeluruh terkait dugaan belum dibayarkannya premi jaminan kesehatan pegawai.

“Kami Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan memanggil pihak manajemen untuk melakukan klarifikasi secara resmi,” ujar Wildan, Jumat (10/10/2026).

Ia menegaskan, persoalan pembayaran premi BPJS merupakan hal krusial karena berkaitan langsung dengan hak dasar pekerja atas jaminan kesehatan. Kewajiban tersebut, menurut dia, seharusnya dipenuhi tepat waktu oleh manajemen.

“Terkait dugaan belum dibayarkannya premi BPJS bagi pegawai BLUD di RSUD, ini adalah persoalan serius yang tidak bisa dianggap sepele,” kata Wildan.

Selain pemanggilan, DPRD juga berencana melakukan audit serta penelusuran administratif guna mengungkap akar persoalan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran prosedur maupun kelalaian yang berpotensi merugikan pegawai.

“Kami juga akan melakukan audit dan penelusuran administratif terkait kewajiban pembayaran premi BPJS para karyawan,” ujarnya.

Wildan menekankan, tidak boleh ada pembiaran terhadap persoalan yang menyangkut hak karyawan, terlebih bagi tenaga kesehatan yang memiliki peran vital dalam pelayanan publik.

“Jangan sampai ada pembiaran. Jaminan kesehatan harus dipenuhi oleh manajemen secara penuh dan tepat waktu,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlambatan pembayaran premi tersebut. DPRD menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas guna memastikan hak-hak karyawan tetap terlindungi. (ihd)

Berita Terkait

Sebanyak 344 Warga Bekasi Terima Bantuan Sosial dari Baznas
Penundaan Penutupan Perlintasan KA Pangeran Jayakarta Tunggu Keputusan Lanjutan
Harris Bobihoe Instruksikan Pengelolaan Limbah Kurban Dilakukan Secara Higienis
Komisi V DPR RI Pastikan Dukungan Pembangunan Infrastruktur Strategis di Kota Bekasi
Harris Bobihoe Apresiasi TMMD yang Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Gerobak Harapan untuk Pejuang Keluarga: Ikhtiar Bersama Menguatkan Ekonomi Umat
Digital CS BRI Cikarang Jadi Solusi Layanan Perbankan Modern dan Praktis
Harkitnas 2026, Wawali Harris Bobihoe Ingatkan Peran Strategis Generasi Muda

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:57 WIB

Sebanyak 344 Warga Bekasi Terima Bantuan Sosial dari Baznas

Senin, 25 Mei 2026 - 14:08 WIB

Penundaan Penutupan Perlintasan KA Pangeran Jayakarta Tunggu Keputusan Lanjutan

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Harris Bobihoe Instruksikan Pengelolaan Limbah Kurban Dilakukan Secara Higienis

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:32 WIB

Komisi V DPR RI Pastikan Dukungan Pembangunan Infrastruktur Strategis di Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:46 WIB

Harris Bobihoe Apresiasi TMMD yang Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Berita Terbaru