DPR dan Pemerintah Sahkan 26 RUU Kabupaten/Kota, Mendagri: Wujudkan Kepastian Hukum di Daerah

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) menyepakati 26 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota dibawa ke sidang paripurna. Kesepakatan itu diambil pada Rapat Kerja Tingkat I Komisi II DPR RI bersama Pemerintah dan Pimpinan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan agenda pembicaraan tingkat I pembahasan 26 RUU tentang Kabupaten/Kota.

“Selanjutnya kami atas nama pemerintah setuju untuk dilanjutkan pada tahap selanjutnya atau pengambilan keputusan tingkat II di paripurna nanti,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mewakili pemerintah di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Kamis (27/6/2024).

Atas nama pemerintah, Mendagri menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan 26 RUU tentang Kabupaten/Kota. Ini mengingat proses pembahasan regulasi tersebut cukup panjang hingga akhirnya sepakat diajukan ke sidang paripurna.

Dengan disepakatinya 26 RUU tentang Kabupaten/Kota ini, Mendagri percaya regulasi inisiatif DPR RI ini akan memperkuat otonomi daerah dan mampu mewujudkan kepastian hukum, terutama menyoal dasar konstitusi.

Adapun 26 RUU tersebut untuk tingkat kabupaten meliputi RUU tentang Kabupaten Bintan, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Utara, Batanghari, Kerinci, Merangin, Bengkalis, Indragiri Hulu, Kampar, Lima Puluh Kota, Agam, Padang Pariaman, Pasaman, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, dan Tanah Datar. Kemudian untuk tingkat kota terdiri dari RUU tentang Kota Jambi, Pekanbaru, Bukittinggi, Padang Panjang, Padang, Payakumbuh, Sawahlunto, dan Solok. Berbagai kabupaten/kota tersebut berada di Provinsi Sumatera Barat, Lampung, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau.

Sebagai informasi, rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komite I DPD RI, Staf Ahli Bidang Organisasi, Birokrasi dan Teknologi Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Deputi Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), serta Deputi Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

BRI Hadirkan Promo dan Edukasi Digital Banking dalam Program Co-Branding Barcelona
Kemendagri Serahkan Bantuan Kebutuhan Pokok bagi Warga Terdampak Konflik Wamena
Wamendagri Ribka Haluk Beri Semangat ASN Papua Pegunungan dan Jayawijaya
Pemprov Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat Bersinergi Tangani Pengungsi
Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik Dibanding Negara Lain
Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme
Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme
Kecelakaan Kerja di Dapur MBG Jadi Sorotan, KP MBG Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:18 WIB

BRI Hadirkan Promo dan Edukasi Digital Banking dalam Program Co-Branding Barcelona

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:41 WIB

Kemendagri Serahkan Bantuan Kebutuhan Pokok bagi Warga Terdampak Konflik Wamena

Senin, 18 Mei 2026 - 15:30 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Beri Semangat ASN Papua Pegunungan dan Jayawijaya

Senin, 18 Mei 2026 - 12:21 WIB

Pemprov Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat Bersinergi Tangani Pengungsi

Senin, 18 Mei 2026 - 12:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian Sebut Inflasi Indonesia Masih Jauh Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Berita Terbaru