Dhuafa dan Disabilitas Jadi Prioritas, Wagub Banten Minta Aparatur Desa Bergerak

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Pandeglang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah meminta aparatur desa proaktif memperhatikan warganya yang tidak mampu, dhuafa dan disabilitas.

Hal itu diungkapkan A Dimyati Natakusumah saat memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Muhammad Soleman (55), seorang disabilitas yang tinggal seorang diri di Kp. Rocek, 10/04, Ds. Rocek, Kec. Cimanuk, Kab. Pandeglang, Senin (24/3/2025).

Menurut Dimyati, aparat desa penting proaktif agar tidak ada lagi masyarakat tidak mampu yang tinggal di rumah tidak layak. Hal itu, menurutnya, merupakan tugas seorang pemimpin untuk memastikan warganya dalam kondisi baik-baik saja.

“Kalau ada warga yang susah tolong diperhatikan. Dibantu. Kalau tidak mampu, silahkan laporkan ke saya,” kata Dimyati.

Dimyati menegaskan jika membantu masyarakat yang tidak mampu itu merupakan kewajiban seorang pemimpin. Pertanggungjawaban seorang pemimpin tidak ringan, baik di dunia maupun akhirat. Jika semuanya hanya berdiam, maka pemimpinlah yang akan menanggung dosanya.

“Oleh karena itu, saya terus melakukan keliling untuk mencari warga yang sekiranya butuh bantuan,” pungkasnya.

Sementara itu Muhammad Soleman mengaku sangat terharu. “Terima kasih tak terhingga kepada Bapak Wagub Banten yang telah memberikan perhatian sangat besar kepada dirinya. Ini sangat membantu dan memberikan banyak manfaat,” katanya.

Diakui Soleman, sejak kecelakaan yang membuatnya lumpuh 30 tahun silam, dirinya yang semula aktif berdagang, saat ini hanya mampu berdiam diri di rumahnya yang sangat sederhana. Apalagi selang beberapa tahun kemudian, Soleman dicerai sang istri. Kemudian menyusul anaknya meninggal dunia.

“Sejak saat ini saya tinggal sendiri. Mau ngapa-ngapain sendiri dengan penuh keterbatasan,” katanya terharu.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Soleman hanya mengandalkan dari hasil penjualan golok yang ia rakit seadanya. Itupun tidak setiap hari. “Jangankan untuk merenovasi rumah, pendapatan yang ada juga hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkas Soleman.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Wagub Banten Tekankan Integritas dan Akhlak dalam Membangun Usaha
PAPPRI Banten Peringati Hari Musik Nasional 2026, Gubernur Banten Dorong Penguatan Ekosistem Musik
176 Kasus Kekerasan Dilaporkan, DP2KBP3A Pandeglang Dorong Pencegahan dari Lingkungan Keluarga
Kapolda Banten: Program 1 Desa 2 Hektare Dorong Ketahanan Pangan Nasional
Selama Mudik Lebaran, Masyarakat Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi di Banten
Idul Fitri Aman? Polda Banten Gelar Pra-Operasi Ketupat 2026
FORPAK-API dan Pemprov Banten Bekali Pelajar Pandeglang Pendidikan Integritas
Banjir Rendam Puluhan Wilayah di Banten, Wagub Instruksikan Penanganan Cepat

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 22:47 WIB

Wagub Banten Tekankan Integritas dan Akhlak dalam Membangun Usaha

Senin, 9 Maret 2026 - 21:03 WIB

PAPPRI Banten Peringati Hari Musik Nasional 2026, Gubernur Banten Dorong Penguatan Ekosistem Musik

Senin, 9 Maret 2026 - 18:30 WIB

176 Kasus Kekerasan Dilaporkan, DP2KBP3A Pandeglang Dorong Pencegahan dari Lingkungan Keluarga

Senin, 9 Maret 2026 - 16:11 WIB

Kapolda Banten: Program 1 Desa 2 Hektare Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 9 Maret 2026 - 14:21 WIB

Selama Mudik Lebaran, Masyarakat Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi di Banten

Berita Terbaru