Dandim Wonosobo Tegaskan Kampung Pancasila sebagai Gerakan Persatuan

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo terus mengintensifkan pendampingan pembentukan Kampung Pancasila di Desa Kaliputih.

Program ini disebut sebagai langkah konkret TNI AD dalam memperkuat persatuan melalui pendekatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan bersama menjaga nilai kebangsaan,” ujar Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos, Selasa (21/4/2026).

Yoyok menegaskan, tujuan utama Kampung Pancasila adalah menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari di tengah masyarakat.

“Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air yang kuat serta menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan harmonis meskipun berbeda suku, ras, dan agama,” tegasnya.

Ia menjelaskan, implementasi program ini menitikberatkan pada semangat gotong royong lintas sektor.

“Fokusnya ada pada empat pilar utama, yaitu lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, dan sosial budaya. Semua bergerak bersama,” katanya.

Menurutnya, penguatan UMKM, kepedulian sosial, hingga pelestarian budaya menjadi bagian tak terpisahkan dari program tersebut.

‎Lebih lanjut, Dandim menyebut pendampingan juga menyasar isu-isu strategis di masyarakat.

“Kami berupaya mengaktifkan kembali gotong royong, menangani stunting, mendukung pendidikan anak, serta memberdayakan ekonomi warga agar mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa menjadi kunci dalam memastikan program berjalan efektif di lapangan.

Salah satu implementasi nyata terlihat di Desa Kaliputih, di mana kegiatan posyandu dilakukan bersama oleh warga lintas agama.

“Ini bukti bahwa Pancasila bukan sekadar ideologi, tapi sudah hidup dalam keseharian masyarakat,” pungkasnya.

Kodim berharap model Kampung Pancasila ini bisa menjadi contoh dan direplikasi di desa lain, guna membangun masyarakat yang solid, toleran, dan sejahtera. (waw)

Berita Terkait

Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital
Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”
“Merdeka untuk Siapa?”, Tribute Iwan Fals di Kudus Angkat Keresahan dan Suara Rakyat
Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor
Karya Sumbu Kartika Antar Sarah ke Final Nasional Fatmawati Trophy
Taruli Phalti Patuan Resmi Pimpin Kejari Purbalingga, Jaksa Tegas dengan Pendekatan Humanis
Perkuat Industri Musik Dangdut, PAMDI Kudus Kolaborasi Strategis dengan Disbudpar
Di Tengah Isu Dugaan Pencucian Uang, Aldi Taher Justru Kenalkan Lagu Baru “Bodoamat”

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Festival Literasi Pekalongan: Waspadai Jebakan Algoritma di Balik Ilusi Melek Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

“Merdeka untuk Siapa?”, Tribute Iwan Fals di Kudus Angkat Keresahan dan Suara Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Karya Sumbu Kartika Antar Sarah ke Final Nasional Fatmawati Trophy

Berita Terbaru