Dana Otsus 2026 Mulai Disalurkan Lebih Awal, Dukung Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Papua

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan, Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 Triwulan I telah disalurkan kepada 16 daerah di Tanah Papua. Penyaluran tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah (Pemda) memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan prosedur yang ditetapkan.

“Sejumlah daerah sudah merealisasikan Dana Otsus 1 persen dan 1,25 persen karena telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan prosedur yang ditetapkan,” ujar Ribka dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 19 Februari 2026, Dana Otsus Triwulan I telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada 13 Pemda. Mereka di antaranya Kabupaten Asmat, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Supiori, Kabupaten Yahukimo, Kota Jayapura, Kota Sorong, Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, serta Provinsi Papua Barat Daya. Kemudian tiga kabupaten lainnya, yakni Merauke, Jayawijaya, dan Sarmi, telah menerima dana pada 23 Februari 2026.

Total dana yang disalurkan ke masing-masing daerah terdiri atas komponen Dana Otsus 1 persen, 1,25 persen, dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI). Jumlah dana yang diterima setiap daerah pun beragam. Misalnya, Provinsi Papua menerima dana sebesar Rp166,38 miliar, Provinsi Papua Selatan Rp91,56 miliar, Provinsi Papua Barat Daya Rp84,61 miliar, Kabupaten Yahukimo Rp142,06 miliar, serta Kabupaten Pegunungan Bintang Rp94,90 miliar.

Lebih lanjut, Ribka menjelaskan, penyaluran tahun ini merupakan yang tercepat sejak implementasi Undang-Undang (UU) Otsus. Untuk pertama kalinya, penyaluran tahap I sudah dimulai pada Februari, lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang umumnya berlangsung pada April atau Mei.

Menurutnya, percepatan tersebut didukung oleh peningkatan interoperabilitas sistem keuangan daerah melalui integrasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), serta sistem perencanaan Bappenas. “Terjadi percepatan dan perbaikan tata kelola penyaluran Dana Otsus pada 2025 dan 2026. Interoperabilitas sistem sangat membantu dalam meningkatkan kinerja penyaluran,” jelasnya.

Di sisi lain, ia menyoroti daerah yang belum menyelesaikan syarat salur Dana Otsus Triwulan I. Ribka mengimbau para gubernur, bupati, dan wali kota terkait agar segera menuntaskan seluruh kewajiban tersebut sehingga pelayanan publik pada triwulan pertama, khususnya Januari hingga Maret, dapat berjalan optimal. Ia menegaskan, Dana Otsus difokuskan pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dengan demikian, ketepatan waktu penyaluran sangat berpengaruh terhadap manfaat yang diterima masyarakat.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Lebaran, Kemenag Siapkan Rp4,5 Triliun
6.859 Masjid Disiapkan Jadi Posko Mudik, Buka 24 Jam H-7 hingga H+7 Lebaran
Menag Jelaskan Penggunaan Pesawat Khusus ke Sulsel, KPK: Teladan Positif
Kasatgas Tito Dorong Sinergi K/L, Pastikan Bantuan Rumah Rusak hingga Rp60 Juta Tepat Sasaran
Satgas PRR Gandeng BPS dan Pemda untuk Validasi Data Penyintas Bencana di Sumatera
Sekjen Kemendagri Minta Perum Bulog Intervensi Harga Beras yang Melebihi HET
Juara RSC 2026, Tim Robotik MAN 1 Metro Buktikan Madrasah Unggul di Teknologi Maritim
Prabowo Subianto Amanahkan Satgas PRR, Mendagri Optimalkan Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:46 WIB

BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Lebaran, Kemenag Siapkan Rp4,5 Triliun

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:07 WIB

Dana Otsus 2026 Mulai Disalurkan Lebih Awal, Dukung Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Papua

Senin, 23 Februari 2026 - 19:02 WIB

6.859 Masjid Disiapkan Jadi Posko Mudik, Buka 24 Jam H-7 hingga H+7 Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:09 WIB

Menag Jelaskan Penggunaan Pesawat Khusus ke Sulsel, KPK: Teladan Positif

Senin, 23 Februari 2026 - 17:56 WIB

Kasatgas Tito Dorong Sinergi K/L, Pastikan Bantuan Rumah Rusak hingga Rp60 Juta Tepat Sasaran

Berita Terbaru