BUMKal Nyawiji Pacu Budidaya Jamur, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui BUMKal Nyawiji terus memperkuat program ketahanan pangan berbasis masyarakat dengan mengembangkan budidaya jamur bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rejeki di Padukuhan Pringwulung.

Program ini dinilai menjadi langkah nyata dalam meningkatkan ketersediaan pangan bergizi sekaligus mendukung penguatan ekonomi keluarga.
‎Pada Selasa (2/6/2026),

Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama BUMKal Nyawiji melakukan penataan sebanyak 1.500 baglog jamur ke dalam kumbung yang telah disiapkan di kawasan Kebun KWT Sumber Rejeki.

Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan program ketahanan pangan yang telah berjalan sejak 2025 dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya.

Pengembangan budidaya jamur dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan. Selain bernilai gizi tinggi, jamur juga memiliki masa panen yang relatif cepat dan dapat dibudidayakan di lahan terbatas.

Melalui program ini, anggota KWT mendapatkan pendampingan mulai dari sterilisasi kumbung, penataan baglog, perawatan media tanam hingga teknik panen dan pascapanen yang higienis.

Selain aspek budidaya, anggota kelompok juga memperoleh penguatan kapasitas dalam pengelolaan organisasi dan strategi pemasaran hasil panen.

Langkah ini dilakukan agar produk jamur tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dukuh Pringwulung, Sahid Fahrudin, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kalurahan Condongcatur dan BUMKal Nyawiji terhadap pengembangan budidaya jamur di wilayahnya.

“Kami berharap program budidaya jamur ini dapat menjadi contoh nyata penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat di tingkat padukuhan.

Selain mendukung pemenuhan gizi keluarga, kegiatan ini juga diharapkan mampu menambah pendapatan anggota KWT serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Semoga hasil budidaya tahun ini lebih baik, produktivitas meningkat, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Pringwulung.”

Usai penataan baglog, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan pertemuan koordinasi dan ramah tamah.

Kebersamaan semakin terasa melalui makan bersama menggunakan alas daun pisang sebagai simbol rasa syukur dan penguatan silaturahmi.

Program ketahanan pangan berbasis KWT ini sejalan dengan visi Kalurahan Condongcatur untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus menjadikan Pringwulung sebagai sentra pangan produktif yang berkelanjutan.(ady)

Berita Terkait

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Berhadiah Jutaan Rupiah Resmi Dimulai
Bantul Creative Expo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dengan Target 110 Ribu Pengunjung
Pemda DIY Klarifikasi Isu Larangan JLFR, Pesepeda Tetap Boleh Melintasi Malioboro
Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga Jadi Sorotan dalam Bedah Film UWM
Percepatan Bedah Rumah di Prenggan, Hasto Komitmen Wujudkan Rumah Layak Huni
Tiga Loyalis Megawati Abadi Dinilai Mewakili Nilai Kesetiaan PDI Perjuangan
Bantul Gelar Ruwatan Ageng, Panjatkan Doa untuk Keselamatan Bangsa dan Harmoni Lingkungan
Panen Sawi Diserap Takmir NHK, Petani Untung Jamaah Senang

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:26 WIB

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Berhadiah Jutaan Rupiah Resmi Dimulai

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:20 WIB

Bantul Creative Expo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif dengan Target 110 Ribu Pengunjung

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:51 WIB

Pemda DIY Klarifikasi Isu Larangan JLFR, Pesepeda Tetap Boleh Melintasi Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:46 WIB

Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga Jadi Sorotan dalam Bedah Film UWM

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:05 WIB

Percepatan Bedah Rumah di Prenggan, Hasto Komitmen Wujudkan Rumah Layak Huni

Berita Terbaru