Apresiasi Plh. Kapuspen Kemendagri untuk Peserta Workshop Kehumasan

Jumat, 1 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Yogyakarta, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yudia Ramli berharap, humas pemerintah dapat membangun sinergisitas. Upaya ini dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi, terlebih humas pemerintah juga berperan sebagai juru bicara pemerintah.

“Harus dibangun sebuah pemahaman bahwa humas pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” ujar Yudia saat menutup Workshop Pengelolaan Kehumasan Kemendagri dan Pemerintah Daerah Provinsi Tahun 2024 di Yogyakarta, Jumat (1/3/2024).

Dalam kemitraan pers, lanjut Yudia, humas pemerintah harus membangun relasi yang sehat, yakni menempatkan pers sebagai pilar keempat demokrasi. Humas pemerintah, kata dia, harus memahami regulasi pers dan kode etik jurnalistik. “Humas pemerintah juga harus patuh pada regulasi, untuk memastikan bahwa kemitraan yang dijalin merupakan kemitraan yang sehat dan patuh terhadap undang-undang,” jelasnya.

Dirinya mengapresiasi para peserta yang telah mengikuti Workshop Pengelolaan Kehumasan hingga sesi terakhir. Yudia juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah berbagi pengetahuan terkait pengelolaan kehumasan. “Besar harapan kami di Kementerian Dalam Negeri, melalui penyelenggaraan workshop ini, Bapak/Ibu [peserta] mampu bersinergi dan mampu meng-upgrade skill terkait pengelolaan kehumasan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri dan peserta menyepakati sejumlah rekomendasi di bidang kehumasan yang dibahas dalam sesi Rapat Kerja Humas Pemerintah Tahun 2024. Rekomendasi itu menyangkut sejumlah isu penting yang perlu ditindaklanjuti. Isu tersebut di antaranya mengenai kemitraan humas pemerintah dan pers serta sinergisitas penanganan krisis informasi.

Pihaknya sangat mendukung berbagai rekomendasi yang telah disepakati. Menurutnya, sejumlah masukan yang diberikan merupakan vitamin bagi sehatnya sistem penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang komunikasi dan informatika sebagai urusan wajib non-pelayanan dasar. “Kegiatan semacam ini harus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga nantinya berbagai masukan dari pemerintah daerah dapat didengar dan ditindaklajuti oleh pemerintah,” jelasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Terbaik di New York, Siswi MAN 4 Jakarta Harumkan Madrasah di Ajang Vogue
Indonesia Berdaya–Joyful Ramadhan Diluncurkan, Sasar 9.450 Mustahik Desil 1–3
Aceh Tamiang Terima 1.480 Ekor Sapi dari Presiden dan Kemendagri untuk Mendukung Tradisi Meugang
Pemerintah Pastikan Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Terus Berlanjut
Sinergi Kemendagri dan BPK Diperkuat untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Baik
Mendagri Tito Karnavian: Daerah Harus Sejalan dengan Agenda Ketahanan Nasional dan Kemandirian
Sinergi Ulama dan Umara Diperkuat, Menag Dorong MUI Terlibat Perumusan Kebijakan
Mendagri Tito Karnavian: Kemendagri Butuh Tim Solid untuk Dukung Agenda Presiden

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:44 WIB

Terbaik di New York, Siswi MAN 4 Jakarta Harumkan Madrasah di Ajang Vogue

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:33 WIB

Indonesia Berdaya–Joyful Ramadhan Diluncurkan, Sasar 9.450 Mustahik Desil 1–3

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:29 WIB

Aceh Tamiang Terima 1.480 Ekor Sapi dari Presiden dan Kemendagri untuk Mendukung Tradisi Meugang

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:26 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Terus Berlanjut

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:11 WIB

Sinergi Kemendagri dan BPK Diperkuat untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Baik

Berita Terbaru