Lonjakan Penumpang Kereta Api di Yogyakarta Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Maret 2026

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Memasuki hari ke-20 Angkutan Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta masih tergolong tinggi.

Tercatat hingga Senin (30/3) pukul 10.00 WIB, total penumpang naik dan turun mencapai 51.389 orang.

Angka ini terdiri dari 28.274 penumpang berangkat dan 23.115 penumpang datang, serta masih berpotensi berubah hingga penjualan tiket ditutup malam hari.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa tingginya angka ini dipengaruhi momentum kembalinya masyarakat beraktivitas setelah libur panjang Lebaran.

“Hari ini merupakan hari pertama masuk kerja setelah hampir dua pekan libur Lebaran dan periode WFA. Volume penumpang masih tinggi, tembus 51 ribu, dibanding hari normal yang rata-rata 30 ribu hingga 40 ribu,” ujarnya.

Feni menambahkan, tren lonjakan penumpang diperkirakan masih berlanjut hingga 31 Maret 2026.

“Berdasarkan data penjualan tiket, hingga besok sudah ada 20.734 tiket yang dipesan. Ini menunjukkan arus balik masih cukup padat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa masa Angkutan Lebaran di Daop 6 masih berlangsung hingga 1 April 2026.

Lebih lanjut, tingkat keterisian tempat duduk bahkan telah melampaui kapasitas.

“Per hari ini, total keterjualan mencapai 547.628 tempat duduk atau 102 persen dari kapasitas yang disediakan sebanyak 532.830 tempat duduk,” jelas Feni.

Meski demikian, masih tersedia 11.151 kursi yang bisa dipesan hingga akhir periode Angkutan Lebaran.

Feni pun mengimbau masyarakat agar segera memesan tiket arus balik dan merencanakan perjalanan dengan baik.

“Kami mengingatkan pelanggan untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Pastikan juga datang lebih awal ke stasiun agar perjalanan tetap nyaman dan tidak terburu-buru,” tandasnya.(waw)

Berita Terkait

Walikota Yogyakarta Ajak Petugas Pengawas Sampah Ubah Perilaku Masyarakat pada Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional
Antusiasme Tinggi Warnai Syawalan Pemda DIY, Hadirkan 70 Angkringan UMKM
Sleman Tingkatkan Pengelolaan Data untuk Dukung Evaluasi Pemerintah Pusat
Negara Hadir Lindungi Anak, Akun Medsos di Bawah 16 Tahun Mulai Dinonaktifkan
Pengukuhan Kader Bela Negara di Sleman, Fokus Hadapi Hoaks dan Radikalisme
Pelatihan Keterampilan Digital di Sleman Fokus pada Pengembangan Affiliate Marketing
Polisi Sebut Bentrokan di Pakualaman Bukan Klitih, Melainkan Konflik Internal Geng
Penarikan Retribusi di Pasar Bitingan Disorot, Pedagang Minta Transparansi

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 14:49 WIB

Walikota Yogyakarta Ajak Petugas Pengawas Sampah Ubah Perilaku Masyarakat pada Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

Senin, 30 Maret 2026 - 12:08 WIB

Antusiasme Tinggi Warnai Syawalan Pemda DIY, Hadirkan 70 Angkringan UMKM

Senin, 30 Maret 2026 - 11:50 WIB

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Yogyakarta Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Maret 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:27 WIB

Sleman Tingkatkan Pengelolaan Data untuk Dukung Evaluasi Pemerintah Pusat

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:21 WIB

Negara Hadir Lindungi Anak, Akun Medsos di Bawah 16 Tahun Mulai Dinonaktifkan

Berita Terbaru