Kemenag Perkuat Literasi Digital 13 Juta Siswa dan Santri, Implementasi PP Tunas Dimulai

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar. (Humas Kemenag)

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar. (Humas Kemenag)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak (PP Tunas) resmi berlaku sejak 28 Maret 2026. Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan siap memperkuat literasi digital bagi lebih dari 13 juta siswa madrasah dan santri sebagai bagian dari implementasi kebijakan tersebut.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa lembaganya memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga beretika dan berkarakter.

“Pemberlakuan PP Tunas menjadi momentum untuk meningkatkan literasi digital di kalangan siswa dan santri agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Thobib di Jakarta, Jumat (28/3/2026).

Penguatan literasi digital, menurut dia, dilakukan dengan mengintegrasikan materi dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan keagamaan. Materi tersebut meliputi etika digital, kemampuan memilah informasi, serta penguatan nilai-nilai agama dalam penggunaan teknologi.

Selain itu, Kemenag mengoptimalkan peran guru, penyuluh agama, pengelola pesantren, serta para dai dan khatib dalam memberikan edukasi digital kepada masyarakat. Kolaborasi lintas pihak juga terus diperluas untuk menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak.

“Literasi digital menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Siswa dan santri diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif di ruang digital,” kata Thobib.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan, implementasi PP Tunas harus dibarengi penguatan literasi digital berbasis keluarga dan pendidikan keagamaan. Menurut dia, peran orang tua dan lingkungan terdekat sangat menentukan dalam membentuk perilaku anak di ruang digital.

“Kita ingin ruang digital menjadi ruang yang aman, sehat, dan mendidik bagi generasi muda. Karena itu, literasi digital perlu diperkuat tidak hanya pada anak, tetapi juga orang tua,” ujar Nasaruddin.

Ia menekankan, keberadaan lebih dari 13 juta siswa madrasah dan santri merupakan potensi besar untuk membangun budaya digital yang beretika dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan. Kemenag pun akan mengoptimalkan peran madrasah, pesantren, dan penyuluh agama dalam membangun kesadaran kolektif tersebut.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap implementasi PP Tunas berjalan efektif sekaligus memperkuat sinergi keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendampingi anak menghadapi tantangan era digital. (ihd)

Berita Terkait

Rehabilitasi Sawah dan Pembersihan Lumpur Terus Digenjot di Tiga Provinsi Sumatera
Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan
Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan
Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat
Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal
Mendagri Pastikan Implementasi Program BSPS Berjalan Optimal di Kabupaten Humbahas
Menag: Nilai Ramadan Harus Menjadi Karakter, Bukan Sekadar Ritual Musiman
Anggaran Rp10,6 Triliun Didorong untuk Kolaborasi Pemda Tangani Dampak Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:23 WIB

Kemenag Perkuat Literasi Digital 13 Juta Siswa dan Santri, Implementasi PP Tunas Dimulai

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:50 WIB

Rehabilitasi Sawah dan Pembersihan Lumpur Terus Digenjot di Tiga Provinsi Sumatera

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:53 WIB

Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:29 WIB

Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:41 WIB

Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat

Berita Terbaru