JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Bekasi menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pengurus, insan sepak bola, serta masyarakat di Kota Bekasi.
Acara tersebut dihadiri, PLT Askot PSSI Kota Bekasi, Kamaludin, PLT Sekjend Asprov PSSI Jawa Barat, Jaelani Saputra, Kadipora Kota Bekasi, Arwani, Diskominfostandi Kota Bekasi, Nadih Arifin, ketua harian KONI Kota Bekasi, Agus Irianto, jajaran pengurus Askot PSSI Kota Bekasi, para legend dan tokoh sepakbola Kota Bekasi, pengurus sekolah sepakbola (SSB) dan klub di Kota Bekasi. Selain berbuka puasa bersama, panitia juga memberikan santunan kepada 50 anak-anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah.
Ketua panitia, Uki Ifwa menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda rutin Ramadan, tetapi juga bagian dari komitmen organisasi sepak bola untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim dan dhuafa,” ujar Uki dikantor sekretariatan Askot PSSI Kota Bekasi, Stadion Patriot Chandrabaga Gate 18, Kamis (12/3/2026) sore.
Kegiatan sosial seperti ini terus dilakukan setiap tahun, sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas olahraga lainnya untuk turut berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Lebih lanjut Uki menambahkan, dalam kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialiasi liga Jabar Istimewa untuk usia 10, usia 12 dan usia 14 yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026. Pembinaan usia dini semakin kuat diharapkan pembinaan pemain usia dini di Kota Bekasi semakin terstruktur melalui akademi dan sekolah sepak bola, sehingga mampu melahirkan talenta-talenta muda yang berprestasi.
” Saya berharapa dari Kota Bekasi akan lahir pemain-pemain yang mampu bermain di liga profesional Indonesia bahkan memperkuat tim nasional,” terangnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan. Anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir menerima santunan berupa bantuan uang dan bingkisan. Setelah itu acara dilanjutkan dengan doa bersama dan berbuka puasa.(*)














