Huntara Pascabencana Sumatera Hampir Rampung, Progres Capai 81 Persen

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Aceh – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mengebut pembangunan hunian sementara (huntara) untuk mengurangi pengungsi yang masih berada di tenda akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 12 Maret, tercatat jumlah huntara yang sudah rampung di tiga provinsi terdampak, bertambah mencapai 15. 346 unit dari total 18.781 unit yang akan dibangun, atau mencapai persentase 81 persen. Jumlah ini bertambah sekitar 3 persen jika dibandingkan capaian dua hari lalu yang berjumlah 14.725 unit.

Adapun rincian pertambahan unit huntara ini meliputi, di Aceh terdiri dari 13.547 unit yang sudah rampung dibangun, dari total 16.931 unit yang akan dibangun atau mencapai progres 80 persen.

Sementara di Sumut sebanyak 969 unit sudah rampung dibangun, dari total 1.020 unit yang akan dibangun atau mencapai progres 95 persen. Adapun di Sumbar dari total 830 unit yang akan dibangun, telah seluruhnya rampung dibangun, atau sudah mencapai progres 100 persen.

Selain itu, Satgas PRR juga melaporkan perkembangan terkini penambahan pembangunan hunian tetap (huntap). Data Satuan Tugas PRR Pascabencana Sumatera per 12 Maret, mencatat ada sebanyak 1.463 unit sedang dalam progres pembangunan dari total 36.669 unit yang akan dibangun. Terkini sudah ada 56 unit yang selesai dibangun. Jumlah ini bertambah jika dibandingkan dua hari lalu, yang dilaporkan baru terdapat enam huntap yang selesai dibangun.

Capaian peningkatan persentase pembangunan huntara dan huntap ini merupakan strategi pemerintah untuk menurunkan jumlah pengungsi di tenda, yang dilaporkan per 11 Maret, berjumlah 1.384  kepala keluarga (KK) atau setara 4.522 jiwa.

Selain mempercepat pembangunan huntara dan huntap untuk menurunkan pengungsi di tenda, Satgas PRR juga menggelontorkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas bencana yang tidak memilih tinggal di huntara. Besaran bantuan DTH yang dikucurkan adalah Rp600.000 per bulan untuk jangka waktu tiga bulan, sehingga setiap kepala keluarga menerima total dana sebesar Rp1,8 juta.

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 12.767 penerima di tiga provinsi. Adapun rincianmya di Aceh terdiri dari 6.846 penerima, kemudian di Sumut 4.162 penerima dan di Sumbar 1.759 penerima.

Sebelumnya, saat kunjungan ke daerah terdampak bencana di Gayo Lues, Aceh, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto mengatakan, pemerintah akan terus mempercepat pembangunan huntara untuk memastikan seluruh penyintas bencana sudah berada di hunian layak saat merayakan Idulfitri 1447 H/2026 M.

Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto menjelaskan keluarga yang baru menempati huntara akan menerima bantuan bahan pokok dan kebutuhan nonpangan untuk mencukupi kebutuhan selama 10 hari. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sebelum mereka menerima bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat.

“Keluarga yang menempati huntara akan diberikan bantuan oleh BNPB berupa perlengkapan dan makanan selama 10 hari sejak mereka masuk ke huntara,” kata Suharyanto yang juga Wakil Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera di Gayo Lues, Aceh, Kamis (12/3/2026).(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian: Pengungsi Sumatera Hampir 100% Tak Lagi di Tenda
Pemulihan Pascabencana Dipercepat, Pemerintah Siapkan Skema In Situ dan Komunal untuk Huntap
Salat Idulfitri Bersama Pengungsi di Aceh Tamiang, Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana
Didampingi Presiden Prabowo Subianto, Mendagri Muhammad Tito Karnavian Soroti Pemulihan Cepat di Aceh Tamiang
Wamendagri Bima Arya Sugiarto: Kebersamaan Kunci Hadapi Tantangan Geopolitik
Presiden Prabowo Subianto Bersama Mendagri Muhammad Tito Karnavian Tinjau Huntara dan Sapa Warga Terdampak di Aceh Tamiang
Didampingi Tito Karnavian, Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang saat Idulfitri 1447 H
Habis Nyepi Terbit Idulfitri, Menag Ajak Perkuat Harmoni Lintas Iman

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 20:59 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Pengungsi Sumatera Hampir 100% Tak Lagi di Tenda

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:39 WIB

Pemulihan Pascabencana Dipercepat, Pemerintah Siapkan Skema In Situ dan Komunal untuk Huntap

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:56 WIB

Salat Idulfitri Bersama Pengungsi di Aceh Tamiang, Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:49 WIB

Didampingi Presiden Prabowo Subianto, Mendagri Muhammad Tito Karnavian Soroti Pemulihan Cepat di Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:41 WIB

Wamendagri Bima Arya Sugiarto: Kebersamaan Kunci Hadapi Tantangan Geopolitik

Berita Terbaru