Baznas Banten Berikan Zakat kepada 63 Pelayan Keagamaan

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Serang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten menyalurkan bantuan zakat kepada para pelayan keagamaan di wilayah Legok, Kel. Drangong, Kamis (5/3/2026). Bantuan diberikan kepada guru madrasah, guru ngaji, marbot masjid serta pemandi jenazah.

Ketua Baznas Provinsi Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyudin, M.Pd, mengatakan penyaluran zakat tersebut merupakan amanah dari dana zakat, infak dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat Banten.

“Dana yang diberikan ini merupakan amanah dari Baznas yang bersumber dari zakat, infak dan sedekah masyarakat Banten. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi para penerima,” ujar Wawan.

Ia menjelaskan, total penerima bantuan mencapai 63 orang yang terdiri dari 25 guru madrasah, 14 pemandi jenazah, 14 guru ngaji dan 10 marbot. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp.500 ribu.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan secara merata tanpa membedakan peran para penerima karena semuanya memiliki kontribusi dalam pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

“Tidak ada perbedaan antara guru ngaji, guru madrasah, marbot maupun pemandi jenazah. Mereka semua memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat,” katanya.

Wawan menambahkan, penyaluran zakat tersebut juga menjadi bagian dari upaya Baznas untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta memberikan dukungan kepada para pelayan umat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya dapat lebih terorganisasi dan tepat sasaran.

Selain itu, Baznas Provinsi Banten mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa maupun lingkungan masyarakat guna memperluas jangkauan penghimpunan zakat.

“Melalui UPZ di tingkat kampung atau lingkungan, diharapkan potensi zakat di masyarakat dapat dihimpun lebih optimal dan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat sesuai ketentuan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun Baznas tetap disalurkan sesuai syariat Islam kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf). Karena itu, masyarakat diharapkan tidak salah memahami informasi mengenai pengelolaan zakat.

Kegiatan penyaluran zakat tersebut turut diisi dengan doa bersama dan tahlil, serta menjadi momentum untuk meningkatkan semangat ibadah menjelang Ramadan.

“Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, memperbanyak tilawah, itikaf dan menunaikan zakat, serta meraih keberkahan Lailatul Qadar,” tuturnya.

(Yuyi Rohmatunisa)

Berita Terkait

Fokus Ketupat Maung 2026: Kesiapan Polda Banten Optimal?
Andra Soni: Safari Ramadan Bukan Seremonial, Tapi Wadah Menyerap Aspirasi Warga
Adde Rosi Apresiasi PP Tunas, Dorong Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Dialog Banten Insight Bahas Arus Mudik Lebaran, Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Terpadu
IFEX 2026 Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Global” – Menparekraf
Bermodal Lantai Dua Ruko, ‘Layar Digi’ Bikin Micro Cinema, Menteri Ekraf: Ini Baru Kreatif !
Dialog dengan HMI, Andra Soni Paparkan Program Bang Andra dan Sekolah Gratis
Sebanyak 26 Ribu Lebih Arsip Keimigrasian Dimusnahkan di Kantor Imigrasi Serang

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:23 WIB

Fokus Ketupat Maung 2026: Kesiapan Polda Banten Optimal?

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:56 WIB

Baznas Banten Berikan Zakat kepada 63 Pelayan Keagamaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Andra Soni: Safari Ramadan Bukan Seremonial, Tapi Wadah Menyerap Aspirasi Warga

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:36 WIB

Adde Rosi Apresiasi PP Tunas, Dorong Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 13 Tahun

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Dialog Banten Insight Bahas Arus Mudik Lebaran, Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Terpadu

Berita Terbaru