Syuting Dimulai di Yogyakarta, “Pintu Belakang” Siap Ramaikan Perfilman Nasional

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA – Industri perfilman Tanah Air kembali diramaikan dengan hadirnya film layar lebar bergenre semi horor berjudul Pintu Belakang. Film produksi Bintang Cahaya Sinema ini dijadwalkan mulai proses syuting pada (23/2/26) dan ditargetkan rampung jelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Kabar tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di The House of Den Baguse, Jalan Sabirin, Kotabaru, Yogyakarta, Minggu (22/2/2026). Sejumlah pihak yang terlibat dalam produksi turut hadir, di antaranya BW Purbanegara, Alex Suhendra selaku penulis novel Nyis, Matino Lio (pemeran Koci), Zulfa Maharani (pemeran Kumbu), Iva Deivana (pemeran Nyis), serta jajaran produser.

Film Pintu Belakang diadaptasi dari novel berjudul Nyis karya Alex Suhendra. Cerita berfokus pada kehidupan pasangan suami istri, Koci dan Kumbu, yang tinggal di sebuah desa terpencil. Kehidupan mereka berubah drastis setelah kehilangan bayi yang wafat saat persalinan. Dalam situasi duka tersebut, mereka kemudian merawat seorang anak misterius bernama Nyis, yang selamat dari tragedi berdarah dan mengalami trauma berat hingga kehilangan ingatan.

Teror psikologis mulai menghantui keluarga kecil tersebut ketika masa lalu kelam Nyis perlahan terkuak. Sosok makhluk yang ditakuti Nyis kerap muncul dan mengancam keselamatan mereka melalui pintu belakang rumah, menjadi elemen utama yang membangun ketegangan dalam film ini.

Sutradara sekaligus penulis skenario mengungkapkan bahwa novel tersebut telah dibacanya sejak 2021. Namun, proyek adaptasi baru terealisasi pada 2025 setelah menemukan mitra produksi yang siap menggarapnya.

“Selama ini saya banyak membuat film drama. Ini pertama kalinya saya membuat film bergenre semi horor. Saya merasa tertantang untuk menyajikan tontonan yang spesial dan memperkaya khazanah film Indonesia,” ujarnya.

Rizka Shakira selaku CEO Bintang Cahaya Sinema, menyatakan optimisme terhadap proyek ini. Ia menargetkan proses produksi selesai bulan depan dan berencana mendaftarkan Pintu Belakang ke festival film internasional di Paris, Prancis, pada Mei 2026.

Sementara itu, Alex Suhendra menyebut bahwa Nyis merupakan karya ketiganya yang kini diangkat ke layar lebar. Ia berharap adaptasi ini mampu menghadirkan nuansa baru sekaligus memperluas jangkauan pembaca novel ke penonton film nasional.

Dengan balutan drama keluarga dan sentuhan horor psikologis, Pintu Belakang diharapkan mampu menjangkau berbagai kalangan penonton serta menjadi perbincangan di komunitas dan pemerhati film Indonesia saat perilisannya nanti. (Aga)

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Imbau Pola Berbuka Sehat Selama Ramadan
Debut di Kampung Ramadan Kauman, Pedagang Asal Jambi Optimistis Dongkrak Penjualan
Hari Kedua Pelaksanaan, Kampung Ramadan Jogokariyan Terkendala Hujan
Patroli Ramadhan Polsek Turi Pastikan Situasi Wilayah Donokerto Tetap Aman
Operasi Berdasarkan STR Kapolda DIY, Polres Bantul Berantas Miras dan Perjudian
KRT Purbokusumo Soroti Klitih dan Gesekan Sosial Jelang Ramadan
Kepemimpinan Adaptif Dinilai Kunci Keberhasilan Transformasi Digital Berkelanjutan
Dinas Kesehatan Yogyakarta Ingatkan Sahur Krusial untuk Jaga Energi Selama Puasa

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:37 WIB

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Imbau Pola Berbuka Sehat Selama Ramadan

Senin, 23 Februari 2026 - 07:00 WIB

Syuting Dimulai di Yogyakarta, “Pintu Belakang” Siap Ramaikan Perfilman Nasional

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:29 WIB

Debut di Kampung Ramadan Kauman, Pedagang Asal Jambi Optimistis Dongkrak Penjualan

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:10 WIB

Hari Kedua Pelaksanaan, Kampung Ramadan Jogokariyan Terkendala Hujan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:41 WIB

Patroli Ramadhan Polsek Turi Pastikan Situasi Wilayah Donokerto Tetap Aman

Berita Terbaru