Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pandeglang Miliki Dapur SPPG Ekosistem Pertama

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Pandeglang – Wakil Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Banten, Komarudin, meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Selasa (27/1/2026).

Dapur ini disebut sebagai dapur ekosistem yang melibatkan para petani lokal untuk menghasilkan sumber bahan baku.

Wakil Ketua MBG Provinsi Banten, Komarudin mengatakan, keberadaan SPPG ekosistem yang saat ini berbeda dengan yang lain. SPPG ini diresmikan merupakan perdana di Banten. yang pertama di Pandeglang

“Ya termasuk yang perdana, dan belum ada di semua SPPG. Karena SPPG lain masih mikir orientasi SPPG bagaimana. Mereka belum konsen soal ekosistem pemenuhan kebutuhannya,” katanya saat diwawancara awak media di nya lokasi.

Menurutnya, SPPG seharusnya menyiapkan ekosistem pemenuhan kebutuhan bahan pokok yang bersumber dari lokal.

Terlebih, nantinya bahan pokok yang dihasilkan tidak hanya diserap oleh SPPG mitra saja, termasuk dapur SPPG lainnya.

“Makanya Pak H mulyadi sudah merintis, ini bisa dijadikan sebagai contoh. Karena tidak hanya di suplai ke sini. tapi ke SPPG lain,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dapur SPPG ekosistem bisa dilakukan oleh mitra.

“Tapi pada saatnya nanti kita support yah. Termasuk KopDes Merah Putih juga seperti itu konsepnya,” ujarnya.

Ia menilai, adanya dapur SPPG ekosistem diharapkan menjadi peluang bagi para petani untuk pemasarannya.

“Ini peluang bagi petani setempat. Petani sebetulnya sudah pinter, tinggal pemasarannya kemana gitu, nah ini kesempatan,” ucapnya.

Sementara itu, mitra SPPG Ekosistem, H. Mulyadi mengatakan, bahwa dapur yang dikelolanya berbeda dengan dapur yang lain.

“Dapur kita InsyaAllah berbeda dengan yang lain. Kita mempunyai dapur ekosistem, dimana melibat para petani untuk menghasilkan kebutuhan pokok dengan cara berkebun,” katanya.

H.Mulyadi yang juga Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang. menyebutkan, memiliki petani wortel di Gunung Karang sebanyak 47 dengan luas lahan 2,5 hektar.

Kemudian di wilayah Kadugobang dan Cipasang terdapat beberapa lahan tanaman. seperti timun kacang panjang tang siap dipanen pungkasnya.

(Denni)

Berita Terkait

Polda Banten Pastikan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Berjalan Intensif
Pelaku Berkedok Pengobatan, Polisi Ungkap Kasus Asusila Anak di Serang
Perkuat Sinergi, Wamen Imigrasi Minta Jajaran Berani Berinovasi
Sekda Banten Resmikan POLI Perizinan untuk Percepat Layanan Usaha Masyarakat
Pemprov Banten Perkuat Dukungan Wirausaha Perempuan Lewat Program dan Akses Permodalan
Polda Banten Pastikan Tidak Ada Unsur Paksaan dalam Parkir Truk di Ciruas
Wakapolda Banten Tekankan Rekrutmen Polri Transparan dan Akuntabel
Bupati Pandeglang Beri Dukungan, Ainul Fajri Siap Harumkan Nama Daerah di Malaysia

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 15:33 WIB

Polda Banten Pastikan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Berjalan Intensif

Selasa, 7 April 2026 - 07:44 WIB

Pelaku Berkedok Pengobatan, Polisi Ungkap Kasus Asusila Anak di Serang

Senin, 6 April 2026 - 20:36 WIB

Perkuat Sinergi, Wamen Imigrasi Minta Jajaran Berani Berinovasi

Senin, 6 April 2026 - 18:07 WIB

Sekda Banten Resmikan POLI Perizinan untuk Percepat Layanan Usaha Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Banten Perkuat Dukungan Wirausaha Perempuan Lewat Program dan Akses Permodalan

Berita Terbaru

jawa tengah

Pastikan Tepat Waktu, Dandim Wonosobo Tinjau Pembangunan KDKMP

Selasa, 7 Apr 2026 - 15:25 WIB