Warga Rantobi Pertanyakan Penegakan Hukum atas Tambang Ilegal di Batang Natal

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Mandailing Natal II – Keras, praktek aktifitas Pertambangan ilegal (PETI) menggunakan alat berat di wilayah desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus beroperasi.

Aktifitas ilegal ini seakan tak perduli dimasa bencana atau tidak, pengusaha tambang ilegal ini tidak memiliki rasa takut seolah ada orang kuat yang bekingi aktifitas ilegalnya tersebut.

Berdasarkan pengakuan salah seorang warga yang bermarga Naaution, aktifitas tambang ilegal diwilayahnya itu memang luar biasa. Tak satupun aparat kepolisian setempat yang bisa hentikan alat berat beroperasi.

“kalau pengusaha tambang ilegal diwilayah ini ga bakalan takut sama aparat, Polsek Batang natal saja didepan matanya alat berat bedoperasi, namun tetap saja dibiarkan. Kalau warga disini sudah paham dan sudah tidak percaya lagi pada Polsek Batang Natal,” ujar Nasution kepada wartawan, Jum’at (26/12/2025).

Masih Nasution, kalaupun ada sosialisaai pengehentian aktifitas tambang dari Polsek, itu hanya foto laporan saja. Karena sampai saat ini tidak ada bukti adanya dilakukan penindakan.

“saya pribadi berharap jangan polisi yang bertindak menghentikan aktifitas tambang di desa rantobi ini atau batang natal umumnya. Maunya TNI yang bertindak seperti diwilayah lain yang melakukan aktifitas yang sama, kalau TNI juga tak mau, ya berati tak ada lagi harapan dalam hal penindakan penambangan ilegal ini,” pungkas Nasution.

Pantauan dilokasi, diduga kuat akibat aktifitas penambangan ilegal di daerah sungai batang natal ini, sejumlah ruas jalan terancam amblas. Kondisi ini disebabkan aliran air sungai berpindah akibat pengerukan sedimen material pasir sungai yang mengandung emas. (*)

Berita Terkait

Gerindra Kritik Kinerja Pemko Binjai atas Capaian Pendapatan Daerah yang Menurun
Gerindra Terima Laporan Panjar Proyek Mantan Kadis Pertanian Binjai
MDMC Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan melalui Pembangunan Hunian Darurat
1.500 Sak Beras Disalurkan Patogar Indonesia untuk Masyarakat Tapsel Pascabencana
Mendagri Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
Masjid, Kepemimpinan, dan Keteladanan Sunyi Ketua PWI Sumut
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Gambir melalui Kerja Sama PalmCo–Universitas Andalas
PETI Gunakan Alat Berat di Rantobi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:18 WIB

Gerindra Kritik Kinerja Pemko Binjai atas Capaian Pendapatan Daerah yang Menurun

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:23 WIB

Gerindra Terima Laporan Panjar Proyek Mantan Kadis Pertanian Binjai

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:19 WIB

MDMC Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan melalui Pembangunan Hunian Darurat

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:05 WIB

1.500 Sak Beras Disalurkan Patogar Indonesia untuk Masyarakat Tapsel Pascabencana

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:05 WIB

Mendagri Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

Berita Terbaru

Nisya berpose dengan pakaian dan atribut pramugari yang nyaris sempurna di tempat yang seolah kabin pesawat. (Istimewa)

HUKUM

Kisah Getir Nisye, Pramugari Palsu yang Tertipu

Minggu, 11 Jan 2026 - 19:37 WIB