IFI: Sektor Audiovisual Jadi Pilar Strategis Diplomasi Budaya Dua Negara

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Tahun 2025 menjadi momentum bersejarah bagi hubungan Prancis–Indonesia dengan digelarnya Festival Sinema Prancis (FSP) edisi ke-27.

‎Kegiatan ini, menurut IFI, “menjadi terjemahan nyata dari semangat Deklarasi Borobudur” yang diteken saat kunjungan Presiden Emmanuel Macron.

‎Humas IFI, Devi menegaskan bahwa sektor audiovisual “memegang peran strategis dalam memperkuat diplomasi budaya dua negara.”

‎Selanjutnya, festival berlangsung di 14 kota dari 21 November–2 Desember dengan 20 film yang ditayangkan di Cinema XXI, IFI, AF, dan mitra lokal.

‎Aktris Marissa Anita menegaskan bahwa partisipasinya sebagai duta festival “adalah bentuk dialog kreatif yang terus berkembang,.

‎Sementara sutradara Joko Anwar menyebut kesempatan ini “pintu kolaborasi yang semakin lebar bagi talenta Indonesia.”

‎Kemudian, festival dibuka dengan pemutaran perdana “13 jours 13 nuits” secara serentak di delapan kota.

‎Film berlatar jatuhnya Kabul itu, menurut IFI, “menampilkan drama kemanusiaan yang sangat relevan.”

‎Di Yogyakarta, penayangan berlanjut dengan film klasik seperti “Les Quatre Cents Coups,” “A bout de souffle,” hingga “Le Mépris.”

‎Margaux Nemmouchi, Direktur IFI Yogyakarta, menegaskan, “Tahun ini kami memperluas lokasi hingga Solo dan Wates agar sinema Prancis semakin mudah diakses publik.”

‎Terakhir, rangkaian festival ditutup pada 2 Desember dengan film “La Venue de l’avenir”, setelah sebelumnya menampilkan karya animasi dan film pilihan Festival Film Cannes 2025.

‎“Kami ingin membawa yang terbaik dari kreativitas Prancis kepada penonton Indonesia,” ujar Devi.

(waw)

Berita Terkait

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan
Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul
Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG
Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur
Pansel Umumkan Hasil Verifikasi, Tujuh Calon Sekda Yogyakarta Lolos
DIY Perkuat Destinasi Inklusif Melalui Program Pariwisata Ramah Muslim
Wabup Danang Maharsa Hadiri Pencanangan Desa Cantik 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:30 WIB

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel

Rabu, 15 April 2026 - 13:23 WIB

DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul

Rabu, 15 April 2026 - 11:18 WIB

Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 09:00 WIB

Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur

Berita Terbaru