Fulham sempat mengejutkan tuan rumah lewat gol Ryan Sessegnon pada menit ke-70. Tim asuhan Marco Silva itu terlihat bakal membawa pulang kemenangan.
Namun, hanya delapan menit berselang, Semenyo memecah kebuntuan Bournemouth dengan aksi solo brilian yang berbuah gol penyama kedudukan.
Kebangkitan Bournemouth berlanjut enam menit kemudian. Justin Kluivert, putra legenda sepak bola Belanda Patrick Kluivert, melepas tembakan keras dari luar kotak penalti yang menghujam pojok gawang Bernd Leno.
Fulham yang berusaha bangkit justru kembali lengah. Pada menit ke-96, serangan balik cepat Bournemouth dituntaskan Semenyo untuk memastikan kemenangan 3-1.
Tambahan tiga poin membuat Bournemouth merangsek ke posisi kedua klasemen dengan 14 poin dari tujuh laga, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi enam pertandingan.
Adapun Fulham tertahan di peringkat ke-11 dengan delapan poin dan harus menelan dua kekalahan beruntun, ditambah persoalan cedera pemain kunci seperti Sasa Lukic.
Bournemouth kini menatap jeda internasional dengan percaya diri sebelum bertandang ke markas Crystal Palace, 18 Oktober mendatang. (ihd)













