Indonesia–Prancis Perkuat Diplomasi Budaya lewat Pekan Gastronomi 2025

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Kedutaan Besar Prancis bersama Institut Français d’Indonésie (IFI) resmi meluncurkan edisi ketiga Pekan Gastronomi Prancis 2025 pada 1–13 Oktober.
‎
‎“Acara ini merayakan bahasa universal gastronomi yang menyatukan budaya Prancis dan Indonesia,” ujar Margaux Nemmouchi, Direktur IFI Yogyakarta.
‎
‎Lebih dari 140 restoran di 40 kota Indonesia berpartisipasi, menawarkan sajian khas Prancis dengan cita rasa lokal.
‎
‎Kegiatan tahun ini menekankan pelatihan vokasi dan transfer ilmu kuliner.
‎
‎“Lebih dari 16 lokakarya akan menghadirkan instruktur dari Prancis serta perusahaan dunia,” jelas panitia.
‎
‎Program pelatihan ini berjalan seiring dengan ARIF (Apprentissage Restauration Indonésie-France), yang telah memberangkatkan mahasiswa Indonesia ke Prancis.
‎
‎“Kami ingin memperkuat keterampilan para koki muda agar siap bersaing secara global,” tambahnya.
‎
‎Acara ini semakin istimewa dengan kedatangan Cheffe Andrée Rosier, perempuan pertama penerima gelar “Meilleur Ouvrier de France” dan pemilik bintang Michelin.
‎
‎“Saya ingin berbagi inspirasi kepada para perempuan muda Indonesia untuk berani meniti karir di dapur profesional,” tegasnya.
‎
‎Ia akan berkolaborasi dengan chef lokal di gala dinner Jakarta, Medan, dan Yogyakarta.
‎
‎Pekan gastronomi ini juga menghadirkan sentuhan seni, seperti pemutaran film Prancis, lokakarya komik kuliner Guillaume Long, serta demonstrasi pastry oleh Claire Geraghty.
‎
‎“Ini bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang budaya, kreativitas, dan persahabatan dua bangsa,” terang Nemmouchi.
‎
‎Acara puncak berupa Gala Dinner 6 Hands di Hotel Tentrem Yogyakarta menandai persahabatan Indonesia–Prancis yang tahun ini merayakan 75 tahun hubungan diplomatik.(Waw)

Berita Terkait

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan
Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani
Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka
Road to DESIK 2026 Hadirkan Musik dan Ruang Ekspresi Kesehatan Mental Anak Muda
Bio Farma Ungkap Strategi Rantai Pasok Vaksin saat Darurat Kesehatan
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Pakar UMY Soroti Kepercayaan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:34 WIB

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh

Sabtu, 26 September 2026 - 14:12 WIB

Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna

Sabtu, 26 September 2026 - 14:08 WIB

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 13:27 WIB

Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani

Jumat, 25 September 2026 - 13:16 WIB

Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru