Kemendagri Ingatkan Pemda Tangerang Perkuat Siskamling dan Peran Satlinmas

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Tangerang – Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar Baharuddin mendorong jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk lebih sering hadir di tengah masyarakat dan berinteraksi langsung dengan para tokoh setempat. Ia menilai, kehadiran pemerintah di lapangan akan memperkuat rasa aman dan nyaman masyarakat. Dengan situasi yang kondusif, pemerintah pun dapat fokus melanjutkan pembangunan.

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang di Balai Kota Tangerang, Banten, Rabu (10/9/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terkait penguatan keamanan dan ketertiban di wilayah Jabodetabek.

“Saya datang ke sini atas nama Kemendagri menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Tangerang karena semua jajaran Forkopimda, unsur masyarakat telah menjaga Kota Tangerang,” kata Bahtiar.

Selain itu, Bahtiar mengingatkan kembali sejumlah arahan Mendagri dalam rapat virtual dengan para kepala daerah beberapa waktu lalu. Arahan tersebut di antaranya kepala daerah diminta rutin menggelar rapat Forkopimda, aktif berdialog dengan tokoh masyarakat, serta mengadakan doa bersama lintas unsur untuk memperkuat persatuan. Pemerintah daerah (Pemda) juga didorong menggiatkan program pro-rakyat seperti pasar murah dan penyaluran bantuan sosial (bansos).

Mendagri menekankan agar kegiatan seremonial yang berlebihan atau berorientasi hiburan ditunda. Ia juga mengingatkan pejabat dan keluarganya agar tidak memamerkan kemewahan, serta menyarankan agar acara pribadi seperti pernikahan atau ulang tahun digelar dengan sederhana. Instruksi lainnya adalah menunda keberangkatan ke luar negeri. Kepala daerah yang wilayahnya dinilai rawan diimbau tetap berada di daerah guna mengendalikan situasi bersama Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Bahtiar juga menjelaskan arahan Mendagri yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 300.1.4/e.1/BAK tentang Peningkatan Peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) terkait Kondusifitas Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) di Daerah. SE tersebut menegaskan pentingnya optimalisasi peran Satlinmas dalam membantu Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di tingkat RT dan RW dengan menggiatkan kembali Pos Ronda.

Menurut Bahtiar, Siskamling sudah melekat dalam budaya masyarakat dengan infrastruktur yang terbentuk hingga tingkat lokal. Nantinya, Siskamling bersama Linmas dan Karang Taruna akan dikoordinasikan oleh pemerintah daerah bersama aparat keamanan seperti Polri dan TNI.

“Sehingga memang perlu kita aktifkan kembali. Kita akan merasakan kebersamaan dan keamanan sebab akan timbul warga jaga warga,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan kondisi daerahnya saat terjadi aksi unjuk rasa besar di Jakarta pada 25 hingga 31 Agustus 2025. Ia menuturkan, Pemkot bersama Forkopimda segera meningkatkan langkah mitigasi dan kewaspadaan, termasuk berkoordinasi dengan Polri dan TNI.

Upaya yang dilakukan mencakup memperkuat koordinasi Forkopimda, meningkatkan patroli siber, serta mengonsolidasikan komunikasi publik.

“Situasi secara umum Kota Tangerang kondusif, aman, pasar dan perdagangan berjalan normal. Tak ada laporan kericuhan. Kami terus melakukan koordinasi dengan Forkopimda. Pengetatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah pelajar ke Jakarta. Patroli digelar oleh TNI dan Polri,” tandasnya.

Dalam forum tersebut, Bahtiar hadir bersama Direktur Kewaspadaan Nasional Aang Witarsa Rofik. Hadir pula Wali Kota Tangerang beserta Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari, serta para kepala OPD Pemkot Tangerang. Turut hadir perwakilan organisasi masyarakat dan sejumlah tokoh masyarakat.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus: Pengendalian TB Tak Hanya Soal Kesehatan, tapi Juga Produktivitas Keluarga
15 RUU Kabupaten/Kota Resmi Disetujui Jadi UU, Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah
Kemendagri Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan untuk Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Kemendagri Dorong Integrasi Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu dalam Perencanaan Pemda
Kemendagri Minta TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Perkuat Strategi Pembiayaan Program
Wiyagus: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Wujudkan Banjar Bebas TB
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Didorong Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah
Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu Bersinergi Perkuat Tata Kelola demi Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:37 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pengendalian TB Tak Hanya Soal Kesehatan, tapi Juga Produktivitas Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

15 RUU Kabupaten/Kota Resmi Disetujui Jadi UU, Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 12:59 WIB

Kemendagri Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan untuk Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu

Selasa, 22 September 2026 - 12:52 WIB

Kemendagri Dorong Integrasi Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu dalam Perencanaan Pemda

Selasa, 22 September 2026 - 11:04 WIB

Kemendagri Minta TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Perkuat Strategi Pembiayaan Program

Berita Terbaru