Dalam keterangan resmi di akun X @FVF_Oficial, federasi menyatakan perubahan arah dibutuhkan demi memastikan proses pertumbuhan dan konsolidasi tim tetap berjalan. “Di bawah kepemimpinan Batista, tim menunjukkan semangat kompetitif dan sejumlah momen perkembangan, tetapi hasil akhir tidak memenuhi harapan negara dan institusi,” demikian pernyataan FVF.
Venezuela menutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol di peringkat kedelapan klasemen akhir dengan 18 poin dari 18 laga. Dari jumlah itu, mereka mencatat empat kemenangan, enam kali imbang, dan delapan kali kalah. Pada laga terakhir, Venezuela menyerah 3-6 dari Kolombia, sedangkan Bolivia mampu menundukkan Brasil sehingga menyalip Venezuela ke posisi play-off.
Kegagalan ini memperpanjang catatan kelam Venezuela yang belum pernah sekalipun tampil di putaran final Piala Dunia sejak bergabung dengan FIFA pada 1938 dan Conmebol pada 1953. FVF menegaskan akan segera menyiapkan staf kepelatihan baru untuk menghadapi siklus kualifikasi mendatang. (ihd)













