Tembus Final ASEAN U-23, Erick Thohir Minta Tim Fokus Pulih dan Evaluasi

Sabtu, 26 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain Timnas Indonesia U-23 merayakan kemenangan yang membawa Garuda ke final Piala ASEAN U-23. (Antara)

Para pemain Timnas Indonesia U-23 merayakan kemenangan yang membawa Garuda ke final Piala ASEAN U-23. (Antara)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyampaikan tiga harapan penting kepada tim nasional U-23 Indonesia setelah memastikan langkah ke final Kejuaraan ASEAN U-23 2025. Permintaan itu disampaikan menyusul kemenangan dramatis atas Thailand lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/7/2025) malam.

“Tiga hal yang saya harap bisa dilakukan tim saat ini bersama pelatih Gerald Vanenburg. Pertama adalah pemulihan fisik. Para pemain sudah kelelahan dan kita sudah kehilangan dua pemain inti. Jangan sampai ada cedera tambahan,” kata Erick.

Laga semifinal berlangsung sengit. Tim Garuda Muda sempat tertinggal lebih dahulu akibat gol Yotsakon Burapha pada menit ke-60. Namun, Indonesia menyamakan skor lewat tandukan Jens Raven menjelang akhir waktu normal. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu. Indonesia akhirnya memastikan kemenangan 7-6 lewat adu penalti, setelah eksekusi penentu dari Alfharezzi Buffon sukses menjebol gawang Thailand.

Adapun dua penendang terakhir Thailand dan Indonesia menjadi penentu. Burapha gagal menjalankan tugasnya, sementara Buffon tampil tenang saat mengeksekusi tendangan ke gawang Sorawat Phosaman.

Evaluasi dan Kepercayaan Diri

Harapan kedua dari Erick adalah evaluasi permainan sebelum laga final melawan Vietnam pada Selasa (29/7) mendatang. Vietnam merupakan lawan yang mengalahkan Indonesia pada partai final edisi 2023.

“Evaluasi penting, karena saya yakin Vietnam akan menyiapkan strategi sendiri. Tapi jangan ubah pola permainan kita,” ucap Erick.

Adapun harapan ketiga ditujukan kepada dua penyerang utama, Jens Raven dan Hokky Caraka. Ia berharap keduanya tampil lebih percaya diri pada laga final.

“Dengan gol Jens dan tendangan penalti Hokky, semoga mereka makin percaya diri. Anak-anak juga diharapkan bermain tidak tergesa-gesa,” ujarnya.

Indonesia kini berpeluang meraih gelar juara ASEAN U-23 untuk kedua kalinya setelah edisi 2019 di bawah pelatih Indra Sjafri. Jika berhasil, ini juga menjadi capaian final kedua secara beruntun setelah 2023.

“Bedanya, kali ini kita main di rumah sendiri. Kalau bisa, tentu kita ingin juara,” kata Erick. (ihd)

Berita Terkait

Tanpa Ronaldo, Portugal Pesta Gol di Kandang Denmark
Indra Syafri Puji Garuda Bertahan dengan 10 Pemain, Tapi Sistem Dipertanyakan
10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia Tanpa Gol di GBK
63.000 Tiket Terjual, GBK Penuh, Rivalitas Indonesia-Malaysia Kembali Membara
Persija Serahkan Dugaan Diskriminasi terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI
Gol Perdana Arlyansyah Jadi Modal Persija Menjaga Tren Kemenangan
Persija Sempurna di Tiga Laga, Shin Tae-yong Gembira, Puji Persiapan Tim
Persija Tundukkan Persib 2-1, Gol Mamut di Masa Tambahan Waktu Jadi Penentu

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tanpa Ronaldo, Portugal Pesta Gol di Kandang Denmark

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Indra Syafri Puji Garuda Bertahan dengan 10 Pemain, Tapi Sistem Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 22:32 WIB

10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia Tanpa Gol di GBK

Senin, 28 September 2026 - 17:01 WIB

63.000 Tiket Terjual, GBK Penuh, Rivalitas Indonesia-Malaysia Kembali Membara

Selasa, 22 September 2026 - 22:37 WIB

Persija Serahkan Dugaan Diskriminasi terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI

Berita Terbaru