Mayjen Ahmad Rizal Diangkat sebagai Dirut Bulog, Harus Pensiun dari TNI

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani harus pensiun dari dinas militer sebelum resmi menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Penunjukan Ahmad Rizal menggantikan Letnan Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya yang kembali berdinas di TNI.

“Penggantinya Pak Novi, namanya Rizal. Tapi (Rizal) harus pensiun. Sebelum menjabat harus pensiun,” ujar Sjafrie saat ditemui di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025).

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah mengonfirmasi penunjukan Ahmad Rizal sebagai Direktur Utama Bulog melalui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-192/MBU/07/2025 tertanggal 3 Juli 2025. Penunjukan ini menyusul selesainya masa tugas Letjen Novi Helmy Prasetya di Bulog, sebagaimana tertuang dalam SK-179/MBU/06/2025 tertanggal 30 Juni 2025.

“Sebelumnya Pak Novi diminta kembali bertugas di TNI. Sudah ada dirut baru,” kata Erick Thohir di Jakarta, Selasa (8/7). Erick menambahkan, tugas penyerapan beras oleh Bulog sudah mencapai target, sehingga estafet kepemimpinan diserahkan ke jajaran baru.

Sebelum Ahmad Rizal diangkat, posisi Direktur Utama Bulog sempat diisi oleh Direktur Pengadaan Bulog, Prihasto Setyanto, sebagai pelaksana tugas. Saat ini, jajaran direksi Bulog terdiri dari Ahmad Rizal Ramdhani sebagai Direktur Utama, didampingi Wakil Direktur Utama Mayjen TNI (Purn) Marga Taufiq. Posisi lain diisi oleh Febby Novita (Direktur Bisnis), Hendra Susanto (Direktur Keuangan), Mokhamad Suyamto (Direktur Operasional dan Pelayanan Publik), serta Sudarsono Hardjosoekarto (Direktur SDM dan Umum).

Mengenai alasan pengangkatan perwira tinggi aktif untuk jabatan sipil di BUMN strategis, baik Erick maupun Sjafrie belum menjelaskan secara rinci. Namun, Erick menyebutkan bahwa tugas penyerapan gabah dari petani akan tetap menjadi prioritas Bulog ke depan.

“Untuk tahun depan, ada lagi tugas penyerapan untuk petani. Kami percayakan kepada kepemimpinan yang baru,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Rehabilitasi Sawah dan Pembersihan Lumpur Terus Digenjot di Tiga Provinsi Sumatera
Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan
Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan
Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat
Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal
Mendagri Pastikan Implementasi Program BSPS Berjalan Optimal di Kabupaten Humbahas
Menag: Nilai Ramadan Harus Menjadi Karakter, Bukan Sekadar Ritual Musiman
Anggaran Rp10,6 Triliun Didorong untuk Kolaborasi Pemda Tangani Dampak Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:50 WIB

Rehabilitasi Sawah dan Pembersihan Lumpur Terus Digenjot di Tiga Provinsi Sumatera

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:53 WIB

Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:29 WIB

Kolaborasi Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap, 120 Unit Disalurkan di Tapanuli Selatan

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:41 WIB

Bimtek Tata Kelola RS di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Dukungan Pusat

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:17 WIB

Pembangunan Huntap Pascabencana Dipercepat, Mendagri Soroti Skema In-Situ dan Komunal

Berita Terbaru