Banjir Jakarta Meluas ke 53 RT, Ketinggian Air Capai 2,7 Meter

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Banjir di wilayah DKI Jakarta kembali meluas setelah hujan deras mengguyur sebagian besar kawasan Ibu Kota sejak Minggu (6/7/2025) sore. Hingga pukul 18.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 53 rukun tetangga (RT) masih terendam banjir, tersebar di tiga kota administrasi, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

“Jumlah RT terdampak bertambah menjadi 53, terutama akibat curah hujan tinggi dan banjir kiriman dari wilayah hulu seperti Bogor,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Minggu malam.

Ia menjelaskan, Jakarta Timur mencatat jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 30 RT, disusul Jakarta Selatan 19 RT, dan Jakarta Barat 4 RT. Penambahan terbaru terjadi di wilayah Jakarta Barat, di mana empat RT terendam banjir setelah diguyur hujan pada Minggu sore.

Ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 270 sentimeter. Di Jakarta Timur, banjir terparah terjadi di Kelurahan Cawang dengan ketinggian air mencapai 270 sentimeter di tujuh RT, dan di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian antara 180–210 sentimeter di 14 RT.

Adapun di Jakarta Selatan, genangan terparah berada di Kelurahan Rawa Jati (7 RT) dengan tinggi air mencapai 120 sentimeter. Sedangkan di Jakarta Barat, banjir setinggi 100 sentimeter dilaporkan di dua RT di Kelurahan Sukabumi Selatan.

Selain permukiman, genangan air juga merendam empat ruas jalan di Jakarta Barat. Genangan berkisar 10–18 sentimeter di antaranya terjadi di Jalan Perumahan Green Garden, Jalan Adi Karya, Jalan Raya Kembangan, dan Gang H Musanif.

Sementara itu, lima RT di tiga kelurahan telah dilaporkan surut. Namun, BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Berikut rincian wilayah terdampak:

Jakarta Barat (4 RT)

Duri Kosambi: 1 RT, tinggi air 30 cm

Sukabumi Utara: 1 RT, 50 cm

Sukabumi Selatan: 2 RT, hingga 100 cm

Jakarta Selatan (19 RT)

Tanjung Barat: 1 RT, 40 cm

Pengadegan: 2 RT, 110 cm

Rawa Jati: 7 RT, 50–120 cm

Pejaten Timur: 4 RT, 60–100 cm

Kebon Baru: 1 RT, 60 cm

Manggarai: 4 RT, 55–80 cm

Jakarta Timur (30 RT)

Bidara Cina: 14 RT, 180–210 cm

Kampung Melayu: 4 RT, 155 cm

Balekambang: 3 RT, 50 cm

Cawang: 7 RT, hingga 270 cm

Cililitan: 2 RT, 190 cm

BPBD bekerja sama dengan dinas terkait terus melakukan pemantauan serta menyiagakan pompa dan perahu karet di titik-titik rawan untuk penanganan darurat.

(ihd)

Berita Terkait

Kasatgas Tito Turun Pantau Rehab-Rekon Sumatera, Dorong Semua Pihak Percepat Penanganan
Kepala Daerah Diminta Integrasikan Keadilan Ekologis dalam Pembangunan
Pascagempa NTT, Mendagri dan Menteri PKP Siapkan Penanganan Rumah Warga
Perkuat Pencegahan Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta Kepala Daerah Tingkatkan Kompetensi
Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Pemerintah Hadir dan Percepat Penanganan
Warga Pulau Palue Terdampak Gempa, Mendagri Salurkan Bantuan untuk Penuhi Kebutuhan
Hadir di Maumere, Mendagri Tito Beri Tali Asih bagi Ahli Waris Korban Gempa
Bima Arya Dorong Analis Kebijakan Turun ke Lapangan agar Rekomendasi Lebih Tepat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Kasatgas Tito Turun Pantau Rehab-Rekon Sumatera, Dorong Semua Pihak Percepat Penanganan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Kepala Daerah Diminta Integrasikan Keadilan Ekologis dalam Pembangunan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Pascagempa NTT, Mendagri dan Menteri PKP Siapkan Penanganan Rumah Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Perkuat Pencegahan Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta Kepala Daerah Tingkatkan Kompetensi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Pemerintah Hadir dan Percepat Penanganan

Berita Terbaru