Harga BBM Shell dan Pertamina Turun per 1 Juni 2025

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dari operator swasta maupun milik negara mengalami penurunan mulai 1 Juni 2025. Shell Indonesia dan PT Pertamina (Persero) kompak menurunkan harga untuk sejumlah jenis BBM, seiring pergerakan harga minyak mentah global dan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Dikutip dari laman resmi Shell Indonesia, harga BBM jenis Shell Super (RON 92) turun dari Rp12.730 per liter pada 1 Mei 2025 menjadi Rp12.370 per liter. Shell V-Power (RON 95) juga mengalami penurunan sebesar Rp330, dari Rp13.170 menjadi Rp12.840 per liter.

Sementara itu, dua jenis BBM Shell lainnya justru mengalami kenaikan harga. Shell V-Power Diesel naik Rp70 menjadi Rp13.250 per liter, sedangkan Shell V-Power Nitro+ naik Rp290 menjadi Rp13.070 per liter.

Di sisi lain, Pertamina melakukan penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi di beberapa wilayah, termasuk Jabodetabek. Harga Dexlite (CN 51) turun Rp610 menjadi Rp12.740 per liter. Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami penurunan Rp550 menjadi Rp13.200 per liter.

Penurunan harga juga berlaku untuk produk Pertamax Series. Harga Pertamax (RON 92) turun Rp300 menjadi Rp12.100 per liter, Pertamax Green (RON 95) turun Rp350 menjadi Rp12.800 per liter, dan Pertamax Turbo (RON 98) turun Rp250 menjadi Rp13.050 per liter.

Adapun harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite (RON 90) dan Biosolar, tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap di angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini umumnya mengikuti mekanisme pasar, berdasarkan harga minyak mentah dunia dan faktor nilai tukar. Pemerintah hingga saat ini belum mengumumkan perubahan harga untuk BBM subsidi. (ihd)

Berita Terkait

Perkuat KPDBU, Kemendagri Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur NTB
Kemendagri Dorong Efisiensi Belanja Pegawai untuk Perkuat Kinerja Pemda Maluku
Mendagri Tekankan Kompetisi Antardaerah sebagai Upaya Wujudkan Indonesia ASRI
Pacu Kinerja Pemda, Kemendagri Gelar Apresiasi Berprestasi 2026 Regional Sulawesi
Dekranas Tekankan Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Bawa Perajin Nusantara ke Pasar Global
Skor PISA Madrasah Naik, Tantangan Pemerataan Mutu Menanti
Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Sorotan, Wamendagri Bima Arya: Jangan Hanya Bergantung pada Belanja Pemerintah
Pemerintah Matangkan Penataan PPPK, Mendagri: Guru Jadi Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:37 WIB

Kemendagri Dorong Efisiensi Belanja Pegawai untuk Perkuat Kinerja Pemda Maluku

Sabtu, 19 September 2026 - 10:24 WIB

Mendagri Tekankan Kompetisi Antardaerah sebagai Upaya Wujudkan Indonesia ASRI

Sabtu, 19 September 2026 - 10:18 WIB

Pacu Kinerja Pemda, Kemendagri Gelar Apresiasi Berprestasi 2026 Regional Sulawesi

Jumat, 18 September 2026 - 18:35 WIB

Dekranas Tekankan Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Bawa Perajin Nusantara ke Pasar Global

Jumat, 18 September 2026 - 18:12 WIB

Skor PISA Madrasah Naik, Tantangan Pemerataan Mutu Menanti

Berita Terbaru