Tri Adhianto: NU Penjaga Akidah dan Kebhinekaan di Tengah Keberagaman

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

acara Halal bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi

acara Halal bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi

JENDELANUSATARA.COM, KotaBekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri acara Halal bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi bertempat di Pondok Pesantren Mahasina, Kecamatan Pondok Gede.

Acara tersebut turut dihadiri oleh tokoh nasional sekaligus Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019–2024, KH. Ma’ruf Amin. Kehadirannya memberikan kehormatan tersendiri bagi warga NU dan warga Kota Bekasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas peran aktif PCNU dalam menjaga ukhuwah islamiyah serta mendukung pembangunan karakter masyarakat Kota Bekasi yang religius dan harmonis.

“Momentum Halal bihalal ini, terutama para jamaah dari PCNU ini menjadi garda terdepan dalam memperkuat dan mempererat silaturahmi, kolaborasi, dan menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bekasi,” ujar Tri.

Ia juga menegaskan bahwa peran Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun keberagaman sangat bergantung pada dukungan kuat dari para ulama dan umara. Menurutnya, sinergi antara pemimpin pemerintahan dan tokoh-tokoh agama menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghargai perbedaan.

“NU bukan hanya benteng akidah, tapi juga penjaga nilai-nilai kebhinekaan. Pemerintah Kota Bekasi akan terus membuka ruang kolaborasi dengan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas dan membangun masyarakat yang inklusif,” tambahnya.

KH. Ma’ruf Amin dalam tausiyahnya menekankan pentingnya peran pesantren dan organisasi Islam dalam menjaga stabilitas bangsa di tengah dinamika sosial dan politik.

“Pesantren dan NU harus terus menjadi pilar penopang moral bangsa. Di tengah perubahan zaman, kita tidak boleh kehilangan jati diri. Islam yang rahmatan lil ‘alamin harus diwujudkan dalam kehidupan sosial yang damai, toleran, dan saling menghargai,” ujar Mantan Wapres RI ke 13, KH. Ma’ruf Amin. (Sya)

Sumber: Diskomfostandi

Berita Terkait

Gubernur Jabar dan Wali Kota Bekasi Pastikan Pendampingan dan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta
Dishub Bekasi Pasang Barrier dan Rambu Tambahan di Perlintasan Kereta
Cegah Kecelakaan, Pemkot Bekasi Perkuat Pengawasan dan Inovasi Perlintasan Kereta
Menko AHY Tegaskan Penanganan Korban dan Normalisasi Jalur Usai Kecelakaan Kereta
Menko AHY Soroti Evaluasi Sistem Perkeretaapian Usai Insiden di Bekasi
Dedi Mulyadi Minta Efisiensi Biaya Operasional dan Peningkatan Kinerja Bank BJB
Tragedi Tabrakan KA Jadi Alarm, DPRD Kota Bekasi Desak Percepatan Flyover
Kunjungan Presiden ke RSUD Bekasi, Wujud Perhatian Negara terhadap Korban Kecelakaan Kereta

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:25 WIB

Dishub Bekasi Pasang Barrier dan Rambu Tambahan di Perlintasan Kereta

Rabu, 29 April 2026 - 13:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Pemkot Bekasi Perkuat Pengawasan dan Inovasi Perlintasan Kereta

Rabu, 29 April 2026 - 08:25 WIB

Menko AHY Tegaskan Penanganan Korban dan Normalisasi Jalur Usai Kecelakaan Kereta

Selasa, 28 April 2026 - 22:06 WIB

Menko AHY Soroti Evaluasi Sistem Perkeretaapian Usai Insiden di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 22:00 WIB

Dedi Mulyadi Minta Efisiensi Biaya Operasional dan Peningkatan Kinerja Bank BJB

Berita Terbaru