RSUD CAM Kota Bekasi Perkuat Fungsi Pendidikan Kedokteran melalui Koas Klinik

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kota Bekasi – Setelah ditandatanganinya perjanjian kerjasama antara RSUD dr. Chasbullah Abdulamdjid (RSUD CAM) Kota Bekasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI pada Sabtu 26 April 2025 lalu, hari ini Rabu 30 April 2025 RSUD CAM melaksanakan Pemetaan Kuota Kepaniteraan Klinik.

Pemetaan kuota kepaniteraan klinik ini bertujuan untuk menentukan kuota program koas untuk tiap fakultas kedokteran yang telah bekerjasama dengan RSUD CAM serta pembimbing dokter spesialis pada tiap-tiap Kelompok Staf Medis Spesialis.

Direktur RSUD CAM Kota Bekasi Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS mengungkapkan RSUD CAM Kota Bekasi merupakan rumah sakit tipe B Pendidikan dan saat ini telah bekerjasama dengan empat Fakultas Kedokteran, diantaranya Fakultas Kedokteran UKI, Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Kedokteran Trisakti, dan yang baru saja ditandatangai adalah dengan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi.

“Dalam kerjasama kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi disepakati ada dua belas stase yaitu empat stase mayor dan sembilan stase minor, sama dengan UKI dan UIN yang telah kita jalankan”, ungkapnya.

“Karena adanya kerjasama baru dengan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, maka hari ini saya kumpulkan dokter-dokter spesialis yang menjadi pengajar dan pembimbing kepaniteraan klinik untuk bisa menentukan kuota koas serta bagaimana agar pembelajaran bisa berjalan semaksimal mungkin sehingga menghasilkan dokter yang berkualitas”, harapnya.

“Penambahan kerjasama dibidang kepaniteraan klinik ini adalah wujud dari misi ke-2 RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid yaitu Kami memberikan pelayanan dan pendidikan yang terintegrasi berbasis teknologi modern”, tutupnya.

Stase kepaniteraan klinik yang ada di RSUD CAM Kota Bekasi sebanyak 13 diantaranya Obgyn, Anak, Bedah, Neurologi, Radiologi, Anestesi, Forensik, THT, Kulit, Mata, Ilmu Penyakit Dalam, Jantung dan Jiwa.

Program koas merupakan program profesi yang harus dilakukan oleh mahasiswa jurusan kedokteran untuk mendapatkan gelar dokter yang dilaksanakan di rumah sakit dalam kurun waktu 1,5 tahun hingga 2 tahun.

Program Koas ini sangat penting untuk mahasiswa jurusan kedokteran karena dapat memberikan pengalaman praktis dan klinis secara langsung dalam menangani pasien, yang tidak bisa didapatkan hanya dari teori di kelas. (Nad)

Sumber : RSUD CAM/Diskominfostandi

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Dorong Perangkat Daerah Utamakan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan
Susun Agenda Mei 2026, DPRD Kota Bekasi Tekankan Efektivitas Kinerja dan Manfaat Publik
Gubernur Jabar dan Wali Kota Bekasi Pastikan Pendampingan dan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta
Dishub Bekasi Pasang Barrier dan Rambu Tambahan di Perlintasan Kereta
Cegah Kecelakaan, Pemkot Bekasi Perkuat Pengawasan dan Inovasi Perlintasan Kereta
Menko AHY Tegaskan Penanganan Korban dan Normalisasi Jalur Usai Kecelakaan Kereta
Menko AHY Soroti Evaluasi Sistem Perkeretaapian Usai Insiden di Bekasi
Dedi Mulyadi Minta Efisiensi Biaya Operasional dan Peningkatan Kinerja Bank BJB

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:54 WIB

Pemkot Bekasi Dorong Perangkat Daerah Utamakan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan

Kamis, 30 April 2026 - 16:41 WIB

Susun Agenda Mei 2026, DPRD Kota Bekasi Tekankan Efektivitas Kinerja dan Manfaat Publik

Rabu, 29 April 2026 - 21:40 WIB

Gubernur Jabar dan Wali Kota Bekasi Pastikan Pendampingan dan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta

Rabu, 29 April 2026 - 13:25 WIB

Dishub Bekasi Pasang Barrier dan Rambu Tambahan di Perlintasan Kereta

Rabu, 29 April 2026 - 13:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Pemkot Bekasi Perkuat Pengawasan dan Inovasi Perlintasan Kereta

Berita Terbaru