Wamendagri Ribka Haluk: Program Makan Bergizi Gratis Perluas Dampak Ekonomi dan Sosial

Senin, 14 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Baubau – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Lamangga, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/4/2025). Menurut Ribka, program MBG sudah seharusnya dilaksanakan hingga ke pelosok negeri.

“Ternyata di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah dilaksanakan program pemberian makanan bergizi untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA),” katanya.

Ribka menegaskan, pelaksanaan program MBG dapat memberikan multiplier effect atau efek berganda yang diharapkan mampu menghidupkan sentra ekonomi wilayah setempat. “Artinya pertanian, kemudian peternakan, di bidang tenaga kerja. Ini kan semua akan dapat multiplier effect dari program pemberian makanan bergizi,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat ekonomi, menurut Ribka, program MBG merupakan bentuk investasi terhadap sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan, Presiden Prabowo Subianto berharap MBG dapat memperbaiki kualitas SDM di seluruh Indonesia.

“[SDM] dari Sabang sampai Merauke ini memang harus diperbaiki dalam rangka kita akan mendapatkan bonus demografi di tahun 2045,” tegasnya.

Selain itu, Ribka juga menyinggung menu MBG di Kota Baubau. Mengingat Provinsi Sultra adalah daerah penghasil perikanan, ia meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memberikan menu bergizi yang beragam kepada anak-anak, misalnya dengan memanfaatkan potensi hasil laut yang merupakan kekayaan alam daerah setempat.

“Artinya sayurnya, kemudian lauknya misalnya, apalagi di sini kan daerah penghasil perikanan ya, sumber daya laut ini juga harus diberikan [sebagai menu] makanan, jadi tidak hanya ayam,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, dalam peninjauan tersebut Ribka didampingi oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Ketua DPRD Provinsi Sultra La Ode Tariala, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Komandan Resor Militer (Danrem), dan Kepala SPPG Provinsi Sultra.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Berita Terbaru