Mendagri: Kepala Daerah Aktif Diskusikan Isu Keuangan dengan Menkeu Sri Mulyani

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Magelang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, para kepala daerah yang menjadi peserta retret pembekalan di Magelang sangat antusias menyimak pemaparan narasumber. Mereka juga sesekali menanyakan hal-hal yang menjadi fokus utama daerahnya kepada pemateri, termasuk kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

“Cukup ramai pertanyaannya antara Menteri Keuangan dengan daerah. Dan ini sangat bagus sekali. Kenapa? Karena daerah bisa menyampaikan langsung persoalan-persoalan teknis keuangan,” ujar Mendagri kepada awak media di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu (23/2/2025) malam.

Mendagri menyebut, kepala daerah banyak yang menanyakan tentang efisiensi anggaran, dana bagi hasil, pajak dan restribusi, hingga inflasi. Di samping itu, mereka juga memberikan masukan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai masalah formula dana bagi hasil dan sebagainya. Adapun masukan tersebut nantinya akan dicarikan jalan keluarnya, sehingga tercipta keputusan yang dapat diterima dengan baik oleh kepala daerah.

Di lain sisi, ujar Mendagri, pihaknya juga meminta kepala daerah untuk melakukan efisiensi belanja, utamanya mengenai belanja alat tulis kantor (ATK), perjalanan dinas, serta rapat-rapat seremonial. Adapun anggaran tersebut dapat dialihkan untuk program-program pro rakyat.

“Misalnya di bidang pendidikan, sekolah-sekolah yang rusak, toilet-toilet yang tidak bagus MCK-nya, kemudian di bidang kesehatan, Puskesmas, harus bagus standardisasinya. Nah ini awasi, tolong diawasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong para pimpinan DPRD agar dapat bersama-sama menyadari pentingnya efisiensi. Adapun, kata dia, kebijakan tersebut diimplementasikan semata-mata untuk mewujudkan program yang lebih penting dan dapat dirasakan masyarakat banyak.

Ia menambahkan, keberadaan para kepala daerah untuk mengikuti retret merupakan tanggung jawab besar kepada rakyat. Di samping itu, kegiatan tersebut juga dapat dimanfaatkan kepala daerah untuk membangun hubungan emosional antarkepala daerah.

“Tujuh hari lumayan. Untuk saling kenal, tukar-menukar WhatsApp, saling kenal secara personal, itu perlu waktu. Dan ini mungkin akan sulit terulang kembali,” tandasnya.

Sementara itu, Menkeu Sri Mulyani menjelaskan, dalam retret ini dirinya menekankan kepada kepala daerah tentang pentingnya mengelola dan mendukung tujuan nasional. Hal ini baik dari sisi ekonomi, penciptaan kesempatan kerja, pengurangan kemiskinan, hingga koordinasi antarkepala daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan APBD.

“Banyak pertanyaan dari kepala daerah tentu mengenai pelaksanaan Inpres Nomor 1 [Tahun 2025] termasuk efisiensi. Karena dalam hal ini dari daerah juga harus berkontribusi dan mereka juga banyak pertanyaan-pertanyaan spesifik mengenai daerah-daerah seperti formula dana bagi hasil, proyek-proyek infrastruktur yang ingin tetap dijalankan, dan juga aspirasi-aspirasi lainnya,” tandasnya. (wan)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Banjir Demak Kian Parah, BNPB Turun Tangan Percepat Penanganan Darurat
Eko Djumartono Jadi Sekda Kudus, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
Kasus Dugaan Penipuan Tanah, PT DYM Resmi Adukan Kepala Desa Mulyodadi ke Polda Jawa Timur
Gedung Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Segera Rampung untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Finishing Jembatan Stamelo: Akses Vital Wonosobo Segera Pulih
Batik Premium Oey Soe Tjoen: Nilai Tinggi, Regenerasi Masih Jadi PR
Parade Sewu Kupat Muria, Warisan Budaya yang Terus Dijaga Masyarakat
Bos HS Rokok Umumkan 150 Paket Umroh Gratis dalam Acara Halal Bihalal di Magelang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 18:49 WIB

Banjir Demak Kian Parah, BNPB Turun Tangan Percepat Penanganan Darurat

Rabu, 1 April 2026 - 13:12 WIB

Eko Djumartono Jadi Sekda Kudus, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 1 April 2026 - 08:32 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Tanah, PT DYM Resmi Adukan Kepala Desa Mulyodadi ke Polda Jawa Timur

Senin, 30 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Segera Rampung untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

Finishing Jembatan Stamelo: Akses Vital Wonosobo Segera Pulih

Berita Terbaru