Kunjungan AMPBI Agam ke Dinas Lingkungan Hidup, Siap Berkolaborasi untuk Solusi Lingkungan dan Sosial

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Agam – Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Kabupaten AGAM sambangi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam 07/11/2024.

Amphibi Agam yang diketuai oleh Maswar,S.Pd datang bersama jajarannya Adril Anwar dan di Dampingi Kabiro Lingkungan Hidup dan kesehatan Masyarakat Syamsu Anhar,S.T,M.Si.

Kedatangan Rombongan Amphibi langsung disambut baik oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam Ir.Afniwirman.

Maswar,S.Pd menuturkan siap berkolaborasi dan mengasi pemerintah terkait Lingkungan Hidup dan sosial Kemasyarakatan, Amphibi memiliki Jaringan yang kuat mulai dari Pusat hingga daerah.

Ir.Afniwirman menuturkan saat sekrang ini DLH Kabupaten Agam memiliki Program Pemilahan sampah Organik dan Non-Organik, serta program pemeliharaan ulat Magot.

Magot adalah larva dari lalat tentara hitam (Black Soldier Fly, BSF) yang memiliki banyak manfaat:
Pengurai sampah: Magot dapat mengurai sampah organik seperti bangkai hewan dan sisa tumbuhan. Maggot dapat mengurai sampah organik 2-5 kali bobot tubuhnya dalam 24 jam.

Pakan ternak: Magot merupakan pakan alternatif yang kaya protein dan nutrisi untuk ternak unggas dan ikan. Magot dapat diberikan langsung kepada unggas tanpa perlu dikeringkan.

Pupuk: Kepompong magot dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.

Umpan pancing: Magot juga sering digunakan sebagai umpan pancing.
Magot memiliki siklus hidup selama 21 hari. Magot dapat dibudidayakan dengan mudah menggunakan kandang lalat BSF yang ditutup kawat atau kasa dan diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Pakan magot dapat berupa limbah sisa rumah tangga seperti nasi, sayur, dan buah sisa.

Perbedaan utama antara maggot dengan belatung adalah jenis lalatnya. Belatung adalah larva lalat biasa yang sering hinggap di tempat kotor, sedangkan maggot adalah larva lalat BSF. Maggot juga tidak menularkan patogen ke manusia.

Lanjut Maswar mengungkapkan kepada awak media bahwasanya saat ini Dewan Pimpinan Daerah Amphibi Kabupaten Agam sedang dalam masa penyusunan Kepengurusan baru, dan sedang mempersiapkan sekretariat untuk Amphibi Agam.

Amphibi Agam siap bergerak cepat untuk menghadirkan solusi bagi permasalahan Lingkungan Hidup dan Sosial Kemasyarakatan.(*)

Berita Terkait

Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi Periode 2026-2031
Muhammadiyah Perkuat Pemenuhan Gizi Anak Melalui Dapur MBG di Kabupaten Batu Bara
Perkara Bank Negari Jadi Perhatian Publik, Ahli Pidana Shodiq Ungkap Risiko Dibalik Diamnya Kejati Sumbar
Penghijauan Berbasis Nagari, Langkah Andaleh Baruh Bukik Kurangi Risiko Longsor
Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Penanganan Jalan Lembah Anai
Mendagri Janjikan Bantuan Tambahan bagi Korban Bencana di Sumatera Barat
Hujan Lebat Sejak Siang, Banjir Rendam Permukiman di Kota Padang
Dukcapil Kemendagri Pastikan Hak Identitas Warga Terdampak Banjir Padang Pariaman Tetap Terpenuhi

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:41 WIB

Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi Periode 2026-2031

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:18 WIB

Muhammadiyah Perkuat Pemenuhan Gizi Anak Melalui Dapur MBG di Kabupaten Batu Bara

Senin, 19 Januari 2026 - 09:11 WIB

Perkara Bank Negari Jadi Perhatian Publik, Ahli Pidana Shodiq Ungkap Risiko Dibalik Diamnya Kejati Sumbar

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:01 WIB

Penghijauan Berbasis Nagari, Langkah Andaleh Baruh Bukik Kurangi Risiko Longsor

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:16 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Penanganan Jalan Lembah Anai

Berita Terbaru