PKS Nyatakan Bergabung Dengan Pemerintahan Prabowo, Alasannya Ini

Jumat, 11 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri, mengungkapkan alasan partainya bergabung dengan pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah strategis demi mencapai cita-cita bangsa yang tidak bisa diwujudkan oleh satu kelompok saja.

Hal tersebut disampaikan Salim seusai pertemuan silaturahmi di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (11/10/2024). “Untuk mewujudkan cita-cita besar bangsa, seluruh komponen harus bersatu. Indonesia menghadapi tantangan global yang kompleks, termasuk dampak agresi Israel di Palestina,” ungkapnya.

Salim juga menyoroti potensi besar Indonesia sebagai negara kaya sumber daya alam dan berpenduduk besar. Menurutnya, dengan kepemimpinan yang kuat, Indonesia bisa menjadi pemimpin di kawasan Asia Tenggara. “Prabowo Subianto adalah sosok yang bisa memimpin bangsa menuju harapan tersebut,” tambah Salim.

Dalam kesempatan tersebut, Salim berharap, di bawah pemerintahan Prabowo, Indonesia dapat terus berperan dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina. “Jika Indonesia membantu Palestina, saya yakin bangsa ini akan selalu dikenang oleh Palestina,” ujarnya.

Salim menutup pernyataannya dengan pantun yang mencerminkan kesepakatan politik antara PKS dan Gerindra. “Kalau tak ada kapal pinisi, mana sanggup kita arungi dunia. Kalau lah kami tidak berkoalisi, mana lah sanggup majukan bangsa,” ucapnya.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh Plh. Presiden PKS Ahmad Heryawan, Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi, dan Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini. Mereka diterima langsung oleh Prabowo Subianto, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, serta beberapa pimpinan Gerindra lainnya.

PKS sebelumnya telah mendeklarasikan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang akan dilantik pada 20 Oktober mendatang. PKS juga telah bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) dengan mengusung Suswono sebagai Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, berpasangan dengan Ridwan Kamil. (*)

 

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus: Pengelolaan SDA yang Baik Jadi Kunci Kemandirian Fiskal Daerah
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Kota
Mendagri Tito Karnavian: Daerah Perbatasan yang Makmur Perkuat Nasionalisme dan Kedaulatan
El Nino Mengintai, Mendagri Instruksikan Daerah Perkuat Ketahanan dan Kesiapsiagaan
Wamendagri Bima Arya: Sistem yang Solid Menjadi Kunci Membangun Kota Tangguh Bencana
Mendagri Apresiasi Komitmen Pemkab Belu Melestarikan Desa Adat Matabesi
Mendagri Terima Dokumentasi Sejarah Atambua sebagai Jalur Penerbangan Internasional Era 1919
Pewarna Alam Dinilai Mampu Angkat Citra dan Harga Tenun TTU di Pasar Nasional

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 18:52 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pengelolaan SDA yang Baik Jadi Kunci Kemandirian Fiskal Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Kota

Senin, 29 Juni 2026 - 17:54 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Daerah Perbatasan yang Makmur Perkuat Nasionalisme dan Kedaulatan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:57 WIB

El Nino Mengintai, Mendagri Instruksikan Daerah Perkuat Ketahanan dan Kesiapsiagaan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:21 WIB

Wamendagri Bima Arya: Sistem yang Solid Menjadi Kunci Membangun Kota Tangguh Bencana

Berita Terbaru

mengabadikan momen saat politikus Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyampaikan intervensi dan catatan penting di sela-sela rapat kerja anggota dewan. Beliau menyampaikan bahwa evaluasi terhadap program Latsarmil merupakan hal yang wajar demi peningkatan mutu dan kualitas pelaksanaan ke depan.

SUMATERA UTARA

Gerindra: Hasil Evaluasi Latsarmil Akan Perkuat Pelaksanaan KDMP-KNMP

Selasa, 30 Jun 2026 - 11:34 WIB