Plh. Dirjen Bina Keuda Dorong Pemprov Bangka Belitung Inovasi Pengelolaan Pajak Daerah dengan Teknologi Informasi

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Belitung, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan inovasi dan reformasi manajemen pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) melalui teknologi informasi.

Hal ini ditekankan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan secara virtual melalui video taping dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyusunan Rencana Kegiatan Pasca Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (KUPDRD). Kegiatan ini berlangsung di BW Suite Hotel Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (27/6/2024).

Maurits mengapresiasi semua pihak atas terselenggaranya kegiatan strategis ini dalam upaya menyinkronkan program pusat dan daerah, khususnya dalam hal pengelolaan PDRD. Kegiatan ini penting dilaksanakan guna meningkatkan pemahaman dan kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda).

“Melalui forum Rapat Koordinasi Nasional ini, izinkan kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, karena selain sebagai ajang silaturahmi, juga sekaligus sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” katanya.

Maurits mengimbau agar Pemda dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya wajib pajak (WP) secara cepat, tepat, murah, aman, dan memiliki kepastian hukum yang jelas. Apalagi di era yang serbacepat seperti sekarang, masyarakat menginginkan pemerintah yang responsif, produktif, serta mampu memberikan solusi-solusi dalam percepatan pembangunan.

“Dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa terkecuali, sehingga negara dituntut untuk dapat hadir dan menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat,” tambahnya.

Dia melanjutkan, dalam rangka mewujudkan hal tersebut, pemerintah menerbitkan beberapa regulasi untuk perbaikan pengelolaan keuangan daerah khususnya pajak dan retribusi daerah. Regulasi itu seperti UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD dan PP Nomor 35 Tahun 2023 tentang KUPDRD.

Selain itu, ada regulasi lain yang berkaitan dengan pengelolaan PDRD, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tata Cara Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Diterbitkannya peraturan-peraturan tersebut diharapkan dapat meminimalkan berbagai kendala yang terjadi dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mengubah tata kelola pajak daerah dan retribusi daerah. “Pajak dan retribusi merupakan faktor penentu dalam pemenuhan target Pendapatan Asli Daerah, di mana pajak dan retribusi berkontribusi lebih dari 90 persen terhadap total Pendapatan Asli Daerah,” tegasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Tingkatkan Kapasitas Pranata Humas Hadapi Tantangan Komunikasi Pemerintah
Mendagri Jadikan Biak Numfor Prioritas Perluasan E-Government Berbasis Data Biometrik
Transformasi Digital Dukcapil Berbuah Prestasi, IKD Raih Penghargaan Nasional
Kemendagri Dorong Hilirisasi Inovasi Daerah melalui Sinergi Pemda dan Perguruan Tinggi
Integritas ASN Diuji Saat Berhadapan dengan Perintah yang Melanggar Hukum
Menteri Ekraf Apresiasi MS Glow, Bukti Industri Kreatif Inklusif Ciptakan Lapangan Kerja Tanpa Batas
Sekjen Kemendagri Ajak Satpol PP Berinovasi dan Dekat dengan Masyarakat
Pelayanan Publik Berkualitas Berawal dari Kepala Daerah yang Berkapasitas, Tegas Mendagri

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kemendagri Tingkatkan Kapasitas Pranata Humas Hadapi Tantangan Komunikasi Pemerintah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:40 WIB

Mendagri Jadikan Biak Numfor Prioritas Perluasan E-Government Berbasis Data Biometrik

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:32 WIB

Transformasi Digital Dukcapil Berbuah Prestasi, IKD Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:24 WIB

Kemendagri Dorong Hilirisasi Inovasi Daerah melalui Sinergi Pemda dan Perguruan Tinggi

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:16 WIB

Integritas ASN Diuji Saat Berhadapan dengan Perintah yang Melanggar Hukum

Berita Terbaru