Rotasi Mutasi Bermasalah, DPRD Desak Pj Wali Kota Bekasi Taati Aturan

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Kota Bekasi, Rotasi dan mutasi eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi terus menuai kritik keras dari berbagai pihak. Pj Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad, dituding melakukan kebijakan yang sarat kepentingan politik dan melanggar aturan.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Nicodemus Godjang, menyatakan bahwa kebijakan rotasi mutasi yang dilakukan Pj Wali Kota tidak hanya maladministrasi, tetapi juga berpotensi pidana. Hal ini dikarenakan kebijakan tersebut diduga melanggar UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, Pasal 71 ayat 2 dan 3.

“Pejabat yang melanggar ketentuan Pasal 71 ayat (2) atau Pasal 162 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau dendapaling sedikit Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah),” ungkap Nicodemus, yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, mengutip bunyi Pasal 190 UU Pilkada.

Nicodemus, yang akrab disapa Nico, juga menyampaikan bahwa Bawaslu RI telah melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar melarang kepala daerah melakukan rotasi mutasi setelah 22 Maret 2024.

“Karena penetapan calon kepala daerah itu 22 September. Jadi ini sangat jelas pelanggaran yang dilakukan Pj Wali Kota. Seharusnya Bawaslu Kota Bekasi juga bisa merespon persoalan ini,” tegas Nico.

Nico, yang merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan, mencontohkan beberapa kabupaten yang harus membatalkan sendiri hasil mutasi karena baru menyadari pelanggaran UU Pilkada.

“Coba saja cek di Kabupaten Pasaman Barat, di Kabupaten Toraja Utara yang sudah dilantik 4 hari, kemudian dibatalkan oleh bupati itu sendiri,” ungkapnya.

Berdasarkan hal tersebut, Nico mendesak Pj Wali Kota Bekasi untuk segera membatalkan mutasi rotasi tersebut dan meminta Raden Gani tidak berpolitik praktis. Bahkan, Nico kembali mendesak agar pimpinan dewan merekomendasikan penggantian Pj Wali Kota kepada Mendagri.

“Dari awal sampai saat ini hanya bikin gaduh. Delapan bulan pimpin Kota Bekasi tidak ada prestasi. Dan Mendagri harus tahu ini,” tegasnya dengan nada kesal.(*)

Berita Terkait

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Kebersamaan, Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng
Hadiri Perayaan Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Peduli Korban Bencana di Indonesia
Wawali Harris Bobihoe Dorong Perbaikan Sarana Pendidikan di SDN 05 Bojong Menteng
Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga, Wali Kota Bekasi Dorong Ruang Publik Lebih Nyaman
Wali Kota Bekasi Apresiasi FORMASKOT 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Aktif
Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Wawali Harris Bobihoe Ajak Warga Perkuat Kebersamaan
Rayakan Kemerdekaan, Wawali Harris Bobihoe Ajak Warga Bojong Rawalumbu Perkuat Kebersamaan
Rayakan Kemerdekaan, Wali Kota Bekasi Dorong Warga Jatiasih dan Jatimurni Peduli Korban Bencana

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WIB

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Kebersamaan, Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Hadiri Perayaan Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Peduli Korban Bencana di Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Wawali Harris Bobihoe Dorong Perbaikan Sarana Pendidikan di SDN 05 Bojong Menteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga, Wali Kota Bekasi Dorong Ruang Publik Lebih Nyaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Wali Kota Bekasi Apresiasi FORMASKOT 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Aktif

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pelepasan 15 Merpati Warnai Pembukaan Dies Natalis ke-44 UWM

Selasa, 25 Agu 2026 - 09:45 WIB