Karangan Bunga Penolakan Perpanjangan PJ Bupati Bekasi Banjiri Kemendagri

Sabtu, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Bekasi, Poto puluhan karangan bunga di depan gedung Kementerian Dalam Negeri berisikan penolakan pengangkatan kembali Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi beredar di media sosial sejak Rabu 5 April 2024 pukul 11.00 WIB.

Selain berisikan penolakan terhadap Ramdan, deretan karangan bunga itu sebagai masukan elemen warga kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar mengakomodir usulan DPRD dan memberikan kesempatan kepada putra daerah untuk jadi PJ Bupati Bekasi.

Pesannya, seperti “Beri Kesempatan Putra Daerah sebagai Penjabat Bupati Bekasi”.

Dan, “Kami Butuh Pemimpin Asli Kabupaten Bekasi, Kami Menolak Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi ke 4 kalinya. Cukup sudah 3 kali saja!”.

Pesan penolakan berasal dari berbagai organisasi masyarakat, lembaga dan organisasi profesi di Kabupaten Bekasi.

Karangan bunga yang datang bertuliskan kekecewaan atas diusulkannya kembali Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi yang sudah melewati batas masa jabatan 2 tahun.

Seperti ‘Kami Masyarakat Bekasi Menolak Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan sudah 3 kali menjabat PJ Bupati Bekasi, koq rakus !!”.

Lalu, ‘Kami Menolak Usulan Terhadap Saudara Dani Ramdan Menjabat sebagai Penjabat Bupati Bekasi yang ke 4 Kalinya !.

Karangan Bunga lainnya bertuliskan permohonan kepada Menteri Dalam Negeri, yakni “Mohon Mendagri Bapak Tito Karnavian Tidak Mengangkat Dani Ramdan kembali Menjadi Penjabat Bupati Bekasi ke 4 Kali, Sudah Lebih 2 Tahun Kami Bersabar !.

Kemudian ada juga karangan bunga yang menyindir Penjabat Gubernur Jawa Barat, seperti “Ada Apa Penjabat Gubernur Jawa Barat Mengusulkan Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi ke 4 Kali”. Otonomi Daerah diabaikan, Masyarakat Kabupaten Bekasi Menolak Penjabat Bupati Bekasi dari luar Kabupaten Bekasi.

Sebagian besar, pesan yang disampaikan dalam karangan bunga bertemakan masukan Menteri Dalam Negeri tidak mengangkat kembali Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi dan mempertimbangkan usulan DPRD Kabupaten Bekasi agar yang menjadi PJ berasal dari Kabupaten Bekasi dan mendapat kesempatan memimpin di tanah kelahirannya sendiri.

Sebelumnya, penolakan terhadap Dani Ramdan menjabat kembali sebagai Penjabat Bupati Bekasi disampaikan salah satu warga Kabupaten Bekasi bernama Yusuf.

Diberitakan, Yusuf mengirim Karangan Bunga tersebut ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai bentuk protes.

“Pak Mendagri Tito tolong evaluasi lagi 3 nama calon Pj Bupati Bekasi usulan dari Pj Gubernur Jawa Barat. Kami masyarakat kabupaten Bekasi butuh pemimpin asli orang Bekasi. Jangan jadikan kabupaten Bekasi pentas panggung orang luar Bekasi,” ujar Yusuf dikutif dari salah datu media online, 03 April 2024.

Salah satu petugas keamanan di pintu masuk gedung Kemendagri membenarkan banyaknya karangan bunga yang dikirimkan oleh elemen warga Bekasi.

“Ya pak, sejak Rabu pagi sudah banyak yang mengirimi karangan bunga kepada pak Menteri, namun kita larang karena tidak diperbolehkan,” kata salah satu petugas keamanan di pintu masuk gedung Kemendagri sebagaimana dikutip dari salah satu media online. (*)

Berita Terkait

Sulvia Triana Hapsari Tegaskan Dukungan Kejari untuk Pemerintahan Bersih di Bekasi
DP3A Bekasi Beri Pendampingan Psikologis Korban Dugaan Kekerasan Seksual Balita
Pemkot Bekasi Perkuat Nilai Religius Lewat Gerakan Membaca dan Menulis Al-Qur’an
Pemkot Bekasi Gelar Tarawih Keliling, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Tri Adhianto: Pasar Murah Bentuk Keberpihakan Pemerintah kepada Masyarakat
Abdul Harris Bobihoe Ajak Warga Dukung UMKM Lokal di Stadion Mini Mustika Jaya
Program Kobe Sehat dan Kobe Cerdas Jadi Fokus Safari Ramadan Pemkot Bekasi
Generasi Muda Bekasi Tunjukkan Prestasi Global di Bidang Matematika dan Seni

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:05 WIB

Sulvia Triana Hapsari Tegaskan Dukungan Kejari untuk Pemerintahan Bersih di Bekasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:53 WIB

DP3A Bekasi Beri Pendampingan Psikologis Korban Dugaan Kekerasan Seksual Balita

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:36 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat Nilai Religius Lewat Gerakan Membaca dan Menulis Al-Qur’an

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:53 WIB

Pemkot Bekasi Gelar Tarawih Keliling, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:34 WIB

Tri Adhianto: Pasar Murah Bentuk Keberpihakan Pemerintah kepada Masyarakat

Berita Terbaru