Pemekaran Kabupaten Banyumas, Setya Arinugroho Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Peningkatan Pelayanan Publik

Sabtu, 23 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Banyumas, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Banyumas, Setya Arinugroho menyatakan alasan mendasar atas wacana pemekaran Kabupaten Banyumas adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di masing masing wilayah.

“Fraksi PKS sedari awal mendukung rencana pemekaran Kabupaten Banyumas menjadi 3 Daerah Otonomi Baru, disamping sudah masuk kedalam renja (rencana kerja) pembangunan jangka panjang, dengan pemekaran juga bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya kepada saluransatu.com pada Jum’at (23/3/2024).

Selain itu, pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas menjadi 3 DOB diharapkan adanya peningkatan pelayanan publik agar lebih efektif dan efisien dan lebih baik tentunya.

Sebelumnya, Dian Purnomo Jati selaku pengamat ekonomi dari Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto mengatakan salah satu tujuan dari pemekaran adalah pemerataan ekonomi.

“Urgensinya adalah pemeratan ekonom lebih concern dan fokus untuk mengembangkan di daerah daerah yang belum mendapatkan perhatian pemerintah daerah dalam peningkatan dan pengembangan potensi wilayah,”

Wacana pemekaran Kabupaten Banyumas menjadi 3 DOB (Daerah Otonomi Baru) sudah digulirkan oleh DPRD Kabupaten Banyumas sejak tahun 2019. Namun hingga hari ini belum bisa direalisasikan karena masih perlu dipertimbangkan dampak dari perubahannya.

Kabupaten Banyumas dengan luas wilayah sekitar 1.327,60 km2 atau setara dengan 132.759,56 ha, dan bersumber dari data Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas periode November 2023 jumlah penduduknya sekitar 1.806.013 jiwa yang tersebar di 27 kecamatan ini tentunya wacana pemekaran kabupaten Banyumas menjadi hal serius. (Siti)

Berita Terkait

Perkuat Industri Musik Dangdut, PAMDI Kudus Kolaborasi Strategis dengan Disbudpar
Di Tengah Isu Dugaan Pencucian Uang, Aldi Taher Justru Kenalkan Lagu Baru “Bodoamat”
Yonif TP 444 Perkenalkan Logo Baru untuk Memperkuat Identitas dan Pengabdian Prajurit
Perkuat UMKM dan Pariwisata, Susanto Fokus pada Pemberdayaan RT
Maswira DIY Berkomitmen Wujudkan Ribuan UMKM Berdaya Saing
Euforia Piala Dunia di Solo: Saat Demam Bola Dongkrak Ekonomi Kreatif Melalui FanFest 2026
Eksotisme Goa Kidang Kencono, Surga Alam Tersembunyi di Kulon Progo
Diduga Berawal dari Rekaman Video, Perempuan Ditemukan Terluka di Hotel Jati

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:12 WIB

Perkuat Industri Musik Dangdut, PAMDI Kudus Kolaborasi Strategis dengan Disbudpar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Di Tengah Isu Dugaan Pencucian Uang, Aldi Taher Justru Kenalkan Lagu Baru “Bodoamat”

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:46 WIB

Yonif TP 444 Perkenalkan Logo Baru untuk Memperkuat Identitas dan Pengabdian Prajurit

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:11 WIB

Perkuat UMKM dan Pariwisata, Susanto Fokus pada Pemberdayaan RT

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:03 WIB

Maswira DIY Berkomitmen Wujudkan Ribuan UMKM Berdaya Saing

Berita Terbaru