Menggenjot Potensi Ekonomi, Saran Sadewo Tri Lastiono dalam Menghadapi Pemekaran Banyumas

Jumat, 22 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Banyumas, Mantan Wakil Bupati Kabupaten Banyumas, Sadewo Tri Lastiono berharap wacana pemekaran wilayah Banyumas perlu diperhitungkan secara matang.

Ia menjelaskan wacana pemekaran wilayah Kabupaten Banyumas yang merupakan usulan anggota DPRD periode tahun 1999 harus memenuhi persyaratan yang tidak sedikit.

“Saya katakan untuk Kota Purwokerto sudah sangat siap, tetapi kalau sekarang dimekarkan, bagaimana nasib Kabupaten Banyumas hasil pemekaran?, jika menjadi 2 wilayah yakni Kabupaten Banyumas dan Kota Purwokerto,” ujarnya kepada saluransatu.com lewat telpon selulernya pada Jum’at (22/3/2024).

Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagian besar terpusat di Purwokerto. “Kasihan Kabupatennya, makanya saya berharap kedepan PAD Kabupaten Banyumas harus di genjot sebelum dimekarkan,” tegasnya.

Rencananya Kabupaten Banyumas akan dimekarkan menjadi 3 bagian wilayah yakni Kabupaten Banyumas, Banyumas Barat dan Kota Purwokerto.

“Sebetulnya kita sudah punya cita-cita sejak saya menjadi wakilnya pak Husein. Kita kan sudah siapkan kawasan industri di Wangon, tapi terhambat karena pandemi Covid-19 dan saya juga masih ingin genjot pasar industri,” katanya.

Lebih lanjut, Sadewo mengatakan kawasan Banyumas khususnya Purwokerto merupakan kota pendidikan, banyak perguruan tinggi disana. Ia juga berharap potensi pendidikan juga harus digenjot.

“Kemudian potensi pariwisata dan ritelnya. Orang dari Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga sebagaimana hukum ekonomi kalo disini sudah banyak supermarket maka di Purbalingga sulit berkembang, maka orang belanjanya ke Purwokerto, nah ini harus dipertahankan,”

Apalagi, kata dia, Pubalingga sekarang sudah memiliki bandara meskipun belum terlalu ramai. Dengan adanya bandara yang jarak tempuhnya sekitar 30 menit ke Purwokerto, orang dari Jakarta, Surabaya bisa datang dengan cepat ke Purbalingga dengan pesawat tapi penginapan hotel hotelnya banyaknya di Purwokerto. Jadi potensi Purwokerto sangat besar. (Denis)

Berita Terkait

Program TMMD Wonosobo Selesai, Infrastruktur Desa Trimulyo Meningkat
Danrem 072/Pamungkas: Jembatan Garuda Permudah Akses dan Mobilitas Warga Desa
Rumah Baca Pintar Pekalongan Hadirkan Ngabuburead, Wadah Edukatif Anak Mengisi Waktu Menjelang Berbuka
Tim Wasev Pastikan Pekerjaan TMMD di Wonosobo Tepat Waktu dan Berkualitas
Arus Deras Sungai Senowo Seret Kendaraan Tambang, Aktivitas Penambangan Terhenti Total
Kodim 0707/Wonosobo Optimalkan TMMD Melalui Edukasi Hukum, Kesehatan, dan UMKM
Momentum HPSN 2026, Wonosobo Perkuat Gerakan Indonesia ASRI melalui Aksi Nyata Bersih Lingkungan
Perlintasan Kedungmiri Memakan Korban, Tiga Remaja Tewas Saat Rekam Kereta

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:11 WIB

Program TMMD Wonosobo Selesai, Infrastruktur Desa Trimulyo Meningkat

Senin, 9 Maret 2026 - 22:19 WIB

Danrem 072/Pamungkas: Jembatan Garuda Permudah Akses dan Mobilitas Warga Desa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:51 WIB

Rumah Baca Pintar Pekalongan Hadirkan Ngabuburead, Wadah Edukatif Anak Mengisi Waktu Menjelang Berbuka

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:50 WIB

Tim Wasev Pastikan Pekerjaan TMMD di Wonosobo Tepat Waktu dan Berkualitas

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:36 WIB

Arus Deras Sungai Senowo Seret Kendaraan Tambang, Aktivitas Penambangan Terhenti Total

Berita Terbaru