Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sidak Barang dan Harga Pasar Induk Rau

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Serang, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok terutama cabai di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Rabu (20/12/2023).

“Kita tahu bahwa harga cabai itu sedang fluktuatif. Sebelumnya kita panen dan tanam cabai di Baros, kita lanjutkan dengan mengecek harga pasar,” ungkap Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru pihaknya terus mengupayakan pasokan bahan pokok melalui gerakan tanam dan panen. Hal tersebut merupakan upaya menyikapi fluktuasi harga bahan pokok terutama pada komoditas cabai.

Dalam kesempatan ini juga, Al Muktabar membeli sejumlah bahan kebutuhan pokok. Diantaranya cabai merah besar, cabai rawit, dan telur.

“Tadi juga kita bersama-sama belanja cabai dan telur. Harga cabai merah sekitar Rp70.000, cabai rawit sekitar Rp80.000. Pengakuan dari para pedagang harga cabai sudah ada penurunan. Tadi kita mengecek telur yang sedikit menurun dari harga biasa 1 kilogram ada di sekitar Rp27.000,” tandasnya.

Al Muktabar juga mengungkapkan, dalam kesempatan ini juga ia melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok lain seperti beras, minyak dan daging. Ia menyebutkan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya menghadapi Natal dan Tahun Baru yang biasanya kebutuhan masyarakat akan meningkat.

“Secara umum artinya dalam rangka Nataru tidak ada hal yang keluar dari yang kita inginkan. Tadi kita juga mengecek ketersediaan dan harga beras, minyak dan daging yang ketersediaannya cukup baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini juga, Al Muktabar mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Sehingga dalam menghadapi Nataru masyarakat mampu merasakan aman dan bahagia bersama.

“Kita imbau kepada masyarakat tidak perlu menyetok yang berlebihan, sesuai kebutuhan saja. Mudah-mudahan dengan upaya ini situasi stabilitas daerah bisa kita rasakan dengan damai dan sejahtera,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh
Rutan Serang Perkuat Pengawasan, Razia Gabungan Libatkan TNI-Polri dan BNN
Wagub Banten Tekankan Manfaat Catur untuk Mengasah Kecerdasan dan Strategi Anak
Dimyati Natakusumah: Dai Berperan Strategis dalam Menanamkan Keimanan kepada Masyarakat
Dimyati Soroti Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Membuka Lapangan Kerja
Doakan Keselamatan Banten, Wagub Dimyati Ajak Masyarakat Waspada Bencana
Pencarian Arupadhatu I Resmi Berakhir, Andra Soni Apresiasi Keteguhan Relawan
Soroti RUU HPI, Dimyati Dorong Batas Usia Kewarganegaraan 25 Tahun atau Lulus S-2

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:24 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh

Senin, 21 September 2026 - 13:36 WIB

Rutan Serang Perkuat Pengawasan, Razia Gabungan Libatkan TNI-Polri dan BNN

Minggu, 20 September 2026 - 17:21 WIB

Wagub Banten Tekankan Manfaat Catur untuk Mengasah Kecerdasan dan Strategi Anak

Minggu, 20 September 2026 - 17:07 WIB

Dimyati Natakusumah: Dai Berperan Strategis dalam Menanamkan Keimanan kepada Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 19:31 WIB

Dimyati Soroti Kontribusi Pengusaha Asal Pariaman dalam Membuka Lapangan Kerja

Berita Terbaru