Perkuat Kolaborasi Sektor Swasta, Pemprov Banten Padukan Program CSR Perusahaan dengan Skala Prioritas Daerah

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membangun terobosan dalam pelaksanaan pembangunan. Pemprov Banten berkolaborasi dengan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Kemitraan Bina Lingkungan Perusahaan (TJSKBLP) atau Forum CSR Banten menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Non-APBD. Forum tersebut merupakan terobosan pertama di Indonesia yang menyinergikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan prioritas pembangunan daerah.

​Sebagai langkah awal, enam perusahaan besar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Forum CSR Banten. Keenam perusahaan tersebut meliputi PIK 2 Development, Sinarmas Land, Krakatau Steel, Indah Kiat, Mayora, dan Tri Digdaya Nawasena. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Kamis (5/11/2026).

​Andra Soni menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menilai, dunia usaha memiliki potensi besar untuk mengambil peran dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara langsung.

​”Kontribusi dunia usaha harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebih baik programnya sederhana, tetapi tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Andra Soni.

​Melalui Musrenbang Non-APBD ini, pemerintah akan memfasilitasi perusahaan dengan menyediakan basis data terkait prioritas pembangunan dan calon penerima manfaat. Sejumlah sektor yang dipetakan sebagai peluang kolaborasi antara lain perbaikan rumah tidak layak huni, beasiswa pendidikan, bantuan sarana pesantren, pelayanan kesehatan, pencegahan tengkes (stunting), pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pelestarian lingkungan.

​Di tempat yang sama, Ketua Forum CSR Banten Jamil menjelaskan bahwa Musrenbang Non-APBD merupakan ruang kolaborasi untuk menyelaraskan program pemerintah daerah, usulan masyarakat, dan kemampuan dunia usaha. Ia menegaskan, peran forum murni sebagai fasilitator lintas sektor.

​“Forum CSR hadir sebagai jembatan kolaborasi, bukan sebagai lembaga penghimpun dana CSR, serta tidak mengambil alih kewenangan pelaksanaan program dari pemerintah maupun perusahaan,” kata Jamil.

​Antusiasme dunia usaha terhadap inisiatif ini terbilang tinggi. Saat ini, sebanyak 122 perusahaan telah mendaftar melalui kanal resmi Forum CSR. Selain itu, kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh 165 perwakilan perusahaan secara tatap muka dan sekitar 900 perusahaan secara daring.

​Ke depan, Pemprov Banten dan Forum CSR menargetkan forum ini tidak berhenti pada komitmen di atas kertas, tetapi berlanjut menjadi agenda tahunan dengan program nyata, sasaran terukur, dan pelaporan yang transparan.

​“Dengan demikian, potensi dunia usaha dapat menjadi kekuatan tambahan dalam mempercepat pembangunan Banten dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat,” tutur Jamil.(*)

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan Distribusi Pupuk, Pemprov Banten Imbau Petani Waspadai Iming-Iming Pupuk Murah Palsu
Rutan Serang Gelar Aksi Sosial dan Kerja Bakti Peringati Hari Bhakti Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-2
Tingkatkan Predikat Informatif Daerah, Gubernur Banten Tekankan Budaya Transparansi Kebijakan dan Anggaran
Jamin Efektivitas Program CSR, Wagub Banten Dimyati Dorong Penyelarasan Program Lewat Forum Musrenbang
Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Dini, TP PKK Banten Pacu Keberlanjutan Inovasi Program PKK Mengajar
Fondasi Utama Pembangunan Sosial, Wagub Dimyati Ingatkan Peran Keluarga Harmonis dalam Menciptakan Masyarakat Sejahtera
Dorong Modernisasi Sektor Peternakan, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Pangan Hewani Banten Aman dan Terjangkau
Dorong Kemudahan Berusaha, Pemprov Banten Pastikan Layanan Perizinan Bebas Pungli dan Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:12 WIB

Perkuat Pengawasan Distribusi Pupuk, Pemprov Banten Imbau Petani Waspadai Iming-Iming Pupuk Murah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WIB

Tingkatkan Predikat Informatif Daerah, Gubernur Banten Tekankan Budaya Transparansi Kebijakan dan Anggaran

Kamis, 5 November 2026 - 21:13 WIB

Jamin Efektivitas Program CSR, Wagub Banten Dimyati Dorong Penyelarasan Program Lewat Forum Musrenbang

Kamis, 5 November 2026 - 20:40 WIB

Perkuat Kolaborasi Sektor Swasta, Pemprov Banten Padukan Program CSR Perusahaan dengan Skala Prioritas Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 17:57 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Dini, TP PKK Banten Pacu Keberlanjutan Inovasi Program PKK Mengajar

Berita Terbaru