Dorong Inovasi Penanganan Karhutla, Pemprov Sumsel Jajaki Pengembangan Teknologi Realiza

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Palembang – Sumatera Selatan (Sumsel) berpotensi menjadi pusat pengembangan teknologi Realiza, inovasi asal Brasil yang digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Potensi tersebut didukung ketersediaan bahan baku tebu yang melimpah di Sumsel.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Dr.H. Herman Deru saat bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Dr. Dudung Abdurachman meninjau uji coba teknologi penanggulangan karhutla Realiza di Jalan Taqwa Mata Merah, Karya Mulia, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, Kamis (15/10/2026).

Herman Deru mengatakan, Sumsel merasa terhormat menjadi lokasi uji coba penerapan teknologi tersebut. Menurutnya, Sumsel memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pengembangan atau lokasi pabrik Realiza karena didukung hamparan perkebunan tebu yang luas.

“Suatu kehormatan bagi Sumsel menjadi tempat uji coba penerapan teknologi dari Brasil ini. Kalau Pak Menko menempatkan Sumsel sebagai pusat pengembangan Realiza, itu tidak salah karena di Sumsel terdapat hamparan perkebunan tebu hampir 100.000 hektare,” ujar Herman Deru.

Ia menjelaskan, ketersediaan tebu menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pengembangan Realiza di Sumsel, mengingat bahan baku teknologi tersebut berasal dari tebu.

Sementara itu, Menko Polkam Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumsel memiliki komitmen kuat dalam menangani karhutla. Menurutnya, pengembangan teknologi menjadi salah satu langkah untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran sejak dini.

“Kami bersama Pak Gubernur sudah sangat konsen dan memberikan perhatian untuk mengatasi karhutla ini. Pihak pengembang dari Portugal menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI dan pemerintah daerah yang memberikan perhatian terhadap pengembangan teknologi ini, serta kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung,” kata Dudung.

Ia berharap teknologi tersebut dapat terus dikembangkan, termasuk melalui rencana pembangunan pabrik di Indonesia. Dengan demikian, Realiza diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan kebakaran secara lebih cepat dan efektif.

Selain mengembangkan pemanfaatan teknologi, pemerintah juga menyiapkan langkah pencegahan melalui pembangunan embung, kanal, dan sumur bor di sejumlah wilayah rawan karhutla. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas masukan Kapolda dan Pangdam guna memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.

“Berdasarkan saran Kapolda dan Pangdam, kita akan membuat embung, kanal, dan sumur bor di beberapa ribu titik, menyesuaikan dengan lokasi rawan dan titik panas. Jadi, ketika terjadi kebakaran lagi, upaya antisipasi dan perlindungan sudah disiapkan sejak awal,” jelasnya.

Dudung juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu yang menyebut pemerintah tidak melakukan upaya penanganan karhutla. Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan menghadapi tantangan berat sehingga membutuhkan dukungan serta kerja sama dari seluruh pihak.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan terpancing isu seolah-olah pemerintah tidak mengantisipasi karhutla. Terus terang, tantangannya sangat berat. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar persoalan ini segera berlalu melalui berbagai upaya dan teknologi yang telah diusahakan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Kolaborasi Kunci Sumsel Kondusif: Herman Deru Gandeng Polda Sumsel Kawal Pembangunan & Kamtibmas
Bebaskan Sumsel dari Asap, Herman Deru Minta Teknologi Dry Ice Diperluas ke Titik Rawan Karhutla
Dorong Mencetak Generasi Berakhlak, Herman Deru Buka Masjid DQM Banyuasin Sebagai Pusat Edukasi Islami
Herman Deru Pastikan Pesawat Operasi Dry Ice Diberangkatkan Hari Ini
Atasi Polusi Asap Karhutla, Gubernur Herman Deru Ungkap Sumsel Uji Coba Teknologi Dry Ice
Pemkab dan DPRD OKI Makin Kompak, Herman Deru Dorong Sinergi Demi Kemajuan Daerah
Serap Aspirasi 8 Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Matangkan Arah Pembangunan APBD 2027
Respon Cepat Karhutla OKI: Herman Deru Pilih Menginap di Area Kebakaran Hutan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Kolaborasi Kunci Sumsel Kondusif: Herman Deru Gandeng Polda Sumsel Kawal Pembangunan & Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Bebaskan Sumsel dari Asap, Herman Deru Minta Teknologi Dry Ice Diperluas ke Titik Rawan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Dorong Mencetak Generasi Berakhlak, Herman Deru Buka Masjid DQM Banyuasin Sebagai Pusat Edukasi Islami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Dorong Inovasi Penanganan Karhutla, Pemprov Sumsel Jajaki Pengembangan Teknologi Realiza

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Herman Deru Pastikan Pesawat Operasi Dry Ice Diberangkatkan Hari Ini

Berita Terbaru