WJNC ke-10 Sukses Semarakkan Malam Yogyakarta

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) ke-10 berlangsung meriah dengan menghadirkan ribuan peserta dan penonton di sepanjang rute Teteg Sepur Stasiun Tugu, Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (7/10/2026) malam.

Digelar sebagai puncak peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta, WJNC 2026 menjadi semakin istimewa karena menandai satu dekade perjalanan event yang pertama kali digelar pada 2016. Tahun ini, WJNC juga kembali masuk dalam 10 Top Kharisma Event Nusantara (KEN).

Selain diikuti peserta dari 14 Kemantren di Kota Yogyakarta, karnaval turut diramaikan perwakilan dari DKI Jakarta, Mojokerto, Brebes, Magelang, Sleman, Bantul hingga Ponorogo.

WJNC 2026 mengangkat tema “Gana Kalajaya” dengan pesan “Ngelih iki kelakone kanthi laku”, yang dimaknai bahwa ilmu akan hidup apabila dijalankan.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, mengatakan masuknya WJNC dalam 10 Top KEN menjadi kebanggaan tersendiri. Menurutnya, WJNC tidak hanya menjadi pertunjukan seni, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan tradisi dan kisah-kisah luhur kepada masyarakat.

“Dengan panggung WJNC ini menjadi ruang kreasi dan keakraban,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyebut satu dekade WJNC menunjukkan bagaimana pertunjukan berbasis wayang terus berkembang mengikuti zaman.

Menurut Hasto, “Gana Kalajaya” membawa pesan ora mingkuh, yakni tidak menghindar dan tidak menyerah menghadapi tantangan. Gana dimaknai sebagai kekuatan masyarakat, Kala sebagai tantangan zaman, sedangkan Jaya merupakan kejayaan bersama.

Pesan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-270 Kota Yogyakarta, “Otentik Konkret”, yang menekankan pentingnya menjaga jati diri dan budaya Yogyakarta sekaligus mewujudkannya melalui karya serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam penyajiannya, wayang menjadi akar pertunjukan yang dikembangkan melalui koreografi, musik, kostum, properti, tata cahaya dan karya visual dari 14 Kemantren. Sejumlah penampilan juga membawa atribut serta maskot yang merepresentasikan identitas Kota Yogyakarta, termasuk Mas JOS.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang mengambil rute Jalan Jenderal Sudirman, Tugu hingga Jalan Mangkubumi, WJNC tahun ini menyusuri Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

“Dengan rute yang lebih panjang, kita ingin WJNC semakin dekat dengan masyarakat dan dapat dinikmati oleh lebih banyak orang. Malioboro malam ini menjadi panggung besar masyarakat Yogyakarta, tempat budaya, kreativitas, pariwisata dan kegiatan ekonomi bertemu,” kata Hasto.

WJNC 2026 juga mengusung konsep Green Event melalui penggunaan eco costume, edukasi lingkungan dan kepedulian terhadap kebersihan ruang kota.

Kemeriahan WJNC turut dirasakan para penonton. Sari, salah satu wisatawan, mengaku senang dapat kembali menyaksikan event tersebut setelah terakhir menikmatinya pada 2024.

“Melihat WJNC lagi setelah tahun 2024 sangat seru. Saya bersama teman-teman berharap Kota Yogyakarta semakin jaya dan selalu istimewa,” katanya.

Sementara itu, Risma, penari dari Kemantren Tegalrejo, mengatakan persiapan penampilan dilakukan sekitar satu bulan.

“Kami latihan kurang lebih satu bulan. Semoga penampilan hari ini bisa maksimal dan WJNC tetap dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Memasuki usia satu dekade dan kembali masuk 10 Top KEN, WJNC 2026 mempertegas posisinya sebagai salah satu gelaran budaya yang memadukan tradisi, kreativitas dan pariwisata dalam satu panggung besar di Yogyakarta. (Aga)

Berita Terkait

Jelang HUT ke-270, Gelaran Nuswantoro Semarakkan Plaza Malioboro
KAWAL Indonesia Ajak Warga Jogja Rawat Budaya dan Kebersihan di HUT ke-270 Kota Yogyakarta
Demi Amal, Wali Kota Yogyakarta Borong Helm Kustomfest Rp20 Juta
Malam Berbagi Jogja, Donasi Rp909 Juta Akan Disalurkan untuk Warga Membutuhkan
Pawai Ekosistem Malioboro Jadi Pemanasan Jelang Wayang Jogja Night Carnival 2026
Peresmian UMY Corner, Kemitraan Kampus dan Sekolah Didorong hingga Riset dan KKN
Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026
UMY-MCUT Taiwan Sepakati Kerja Sama Pendidikan, Riset hingga Mobilitas Mahasiswa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:59 WIB

WJNC ke-10 Sukses Semarakkan Malam Yogyakarta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Jelang HUT ke-270, Gelaran Nuswantoro Semarakkan Plaza Malioboro

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KAWAL Indonesia Ajak Warga Jogja Rawat Budaya dan Kebersihan di HUT ke-270 Kota Yogyakarta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Demi Amal, Wali Kota Yogyakarta Borong Helm Kustomfest Rp20 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Malam Berbagi Jogja, Donasi Rp909 Juta Akan Disalurkan untuk Warga Membutuhkan

Berita Terbaru

PURWAKARTA

Polres Purwakarta Dialog Humanis Berlangsung Tertib

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:17 WIB

Yogyakarta

WJNC ke-10 Sukses Semarakkan Malam Yogyakarta

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:59 WIB