Pemkab Bandung dan KPK Dorong ASN Berintegritas melalui Aplikasi SIMALABAR

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dadang Supriatna bersama para pejabat Pemkab Bandung dan utusan KPK RI berdiri mengepalkan tangan sebagai bentuk komitmen mewujudkan ASN yang jujur dan bersih dari korupsi.

Dadang Supriatna bersama para pejabat Pemkab Bandung dan utusan KPK RI berdiri mengepalkan tangan sebagai bentuk komitmen mewujudkan ASN yang jujur dan bersih dari korupsi.

JENDELANUSANTARA.COM, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, profesional, dan bersih dari praktik korupsi maupun penyaluran wewenang. Langkah nyata ini diwujudkan melalui sinergi Pemkab Bandung bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam meluncurkan Implementasi Program E-Learning ASN Berintegritas melalui aplikasi SIMALABAR di Gedung Mohammad Toha, Soreang, pada Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh utusan KPK RI, Kepala BKPSDM, para Kepala Dinas, Kepala Badan, hingga Camat di lingkungan Kabupaten Bandung ini ditujukan untuk membangun budaya kerja aparatur yang jujur dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.

Dadang Supriatna (KDS)menegaskan bahwa penguatan integritas para Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan fondasi utama agar masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang optimal tanpa kekhawatiran atas praktik pungli maupun penyimpangan.

“Integritas harus terlihat nyata dalam cara kita menggunakan kewenangan, mengelola anggaran, memberikan pelayanan publik, hingga mengambil keputusan. Kita belajar integritas melalui modulnya dan kita buktikan integritas itu melalui tindakan langsung kepada masyarakat,” ujar (KDS).

Melalui platform Learning Management System (LMS) SIMALABAR, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung diwajibkan mengakses, mengikuti, dan menyelesaikan modul pembelajaran integritas. Program ini dirancang untuk membentuk karakter dan pola kerja yang akuntabel serta berani menolak segala bentuk konflik kepentingan.

Guna memastikan perubahan karakter ini berjalan menyeluruh hingga ke tingkat pelayanan terbawah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung ditugaskan mengawal dan mengevaluasi tingkat penyelesaian modul secara ketat berbasis data. Para Kepala OPD dan Camat juga diminta menjadi teladan langsung di lingkungan kerja masing-masing.

Melalui penguatan integritas ini, Pemkab Bandung berharap mutu pengabdian seluruh ASN semakin meningkat sehingga masyarakat dapat merasakan dampak langsung dari tata kelola pemerintahan yang bersih, jujur, dan melayani. (gla)

Sumber : Diskominfo Bandung

Berita Terkait

Terkait Tuntutan Ganti Rugi, Pemkab Bandung Tegaskan Penyelesaian PT BDS Ikuti Mekanisme Hukum
Dadang Supriatna Hadiri Sosialisasi Program Kerja PWRI Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung dan Polresta Bandung Perkuat Sinergi Jaga Harkamtibmas
KDS Ingatkan ASN Bayar Pajak dan Peduli Tetangga: Itu Bagian dari Sehat Sosial
PHDI Jabar Dorong Penguatan Organisasi dan Kepemimpinan Lewat Pesamuhan Madya 2026
Bupati Bandung Buka Peluang Kolaborasi Pengelolaan Si Jalak Harupat dengan PT Hangtuah Mahardika Sportive
Pemkab Bandung Waspadai Kelangkaan Pertalite dan Biosolar Akhir Tahun, Kuota Diprediksi Habis Desember
Pemkab Bandung Evaluasi Manajemen dan Pelayanan 5 RSUD BEDAS, Fokus pada Mutu dan Kemandirian Pembiayaan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Terkait Tuntutan Ganti Rugi, Pemkab Bandung Tegaskan Penyelesaian PT BDS Ikuti Mekanisme Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pemkab Bandung dan KPK Dorong ASN Berintegritas melalui Aplikasi SIMALABAR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dadang Supriatna Hadiri Sosialisasi Program Kerja PWRI Kabupaten Bandung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemkab Bandung dan Polresta Bandung Perkuat Sinergi Jaga Harkamtibmas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:06 WIB

KDS Ingatkan ASN Bayar Pajak dan Peduli Tetangga: Itu Bagian dari Sehat Sosial

Berita Terbaru