DLH Lampung Siapkan 160 SMA/SMK/MA Menuju Sekolah Adiwiyata 2026-2030

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, BANDAR LAMPUNG – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung menargetkan 160 sekolah jenjang SMA, SMK, dan MA sederajat di Provinsi Lampung berstatus Adiwiyata pada periode 2026-2030.

Target tersebut disampaikan Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Provinsi Lampung, Wawan Sah, saat menerima kunjungan silaturahmi SMA N 1 Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, di Kantor DLH Provinsi Lampung, Jumat (11/9/2026).

“PROGRAM ADIWIYATA adalah upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah melalui gerakan peduli dan perilaku ramah lingkungan dalam mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan,” jelas Wawan yang mewakili Kepala DLH Provinsi Lampung.

Wawan menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sangat konsen terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu implementasinya adalah melalui Program Sekolah Adiwiyata.

“Kami dengan senang hati menerima kunjungan silaturahmi dari SMA N 1 Dente Teladas. Mudah-mudahan upaya mewujudkan Sekolah Adiwiyata bisa terpenuhi dari aspek kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, penghematan dan konservasi air, serta penghematan dan konservasi energi,” ujarnya.

Menurut Wawan, hingga saat ini sudah 54 sekolah di Lampung yang telah melakukan registrasi Sekolah Adiwiyata. Ke depan, DLH Provinsi Lampung akan mengagendakan kunjungan pembinaan dan supervisi ke sekolah-sekolah yang telah mendaftar program tersebut.

Dasar Hukum dan Mekanisme Penilaian Pelaksanaan Program Adiwiyata yakni Permen Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata; dan Kepmen LH/BPLH RI Nomor 1316 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Program Adiwiyata.

Wawan juga menegaskan bahwa seluruh mekanisme pengusulan dan penilaian Program Adiwiyata saat ini telah terintegrasi secara digital.

“Seluruh proses pengusulan dan penilaian dilakukan melalui Sistem Informasi Adiwiyata atau SIDIA. Jadi lebih transparan dan terukur,” pungkasnya. (lsi)

Sumber : Adpim Pemprov Lampung

Berita Terkait

Sinergi Pusat dan Daerah: 110 Titik Api Dipantau, Penanganan Karhutla di Way Kambas Terus Digencarkan
Sejukkan Suasana Daerah: Gubernur Mirza Hadiri Bandar Lampung Berselawat Bersama Ulama dan Masyarakat
Benteng Moral Daerah: Gubernur Lampung Tekankan Penguatan Agama dalam Peta Jalan Pembangunan SDM
Bunda Literasi Provinsi Lampung Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara
Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Santri dan Pesantren
Sekdaprov Lampung Hadiri Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi atas Raperda APBD 2027

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah: 110 Titik Api Dipantau, Penanganan Karhutla di Way Kambas Terus Digencarkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Sejukkan Suasana Daerah: Gubernur Mirza Hadiri Bandar Lampung Berselawat Bersama Ulama dan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Benteng Moral Daerah: Gubernur Lampung Tekankan Penguatan Agama dalam Peta Jalan Pembangunan SDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Bunda Literasi Provinsi Lampung Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa

Berita Terbaru