Antisipasi Abu Vulkanik, Dinkes Kota Bekasi Bagikan Masker kepada Warga

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, KOTABEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi bagikan ribuan masker di Simpang BCP untuk mengantisipasi bahaya debu abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau. Langkah ini diambil sebagai respons cepat Pemkot Bekasi terhadap penurunan kualitas udara yang berisiko menimbulkan penyakit saluran pernapasan bagi para pengendara dan masyarakat sekitar.

Aksi pembagian masker secara gratis ini dipusatkan di kawasan padat lalu lintas Simpang BCP (Bekasi Cyber Park). Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi turun langsung menghampiri pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, untuk membagikan masker guna mengurangi risiko paparan debu tajam mikroskopis yang dibawa oleh sebaran angin erupsi.

​Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, S.Sit., M.Sc., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindakan preventif guna melindungi warga dari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan iritasi mata.

​”Partikel debu abu vulkanik mengandung bahan tajam yang sangat sensitif terhadap saluran pernapasan dan mata. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan bergerak cepat di titik-titik krusial seperti Simpang BCP ini. Kami ingin memastikan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan terlindungi secara optimal dari dampak penurunan kualitas udara pasca-erupsi Anak Gunung Krakatau,” ujar Hadi Prabowo di lokasi.Selasa, (8/09).

​Dalam kesempatan tersebut, Hadi Prabowo membagikan beberapa imbauan dan panduan penting bagi warga Kota Bekasi untuk menghadapi kondisi lingkungan saat ini:

​Gunakan Masker Standar: Wajib mengenakan masker tertutup rapat saat beraktivitas di luar rumah guna menyaring partikel debu halus.

​Gunakan Pelindung Mata: Pengendara roda dua disarankan mengenakan kacamata atau helm bernon transparan untuk meminimalkan risiko iritasi mata.

​Batasi Aktivitas Luar Ruangan: Kurangi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita kelainan pernapasan.

​Manfaatkan Fasilitas Kesehatan: Segera periksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat jika mengalami gejala sesak napas, batuk parah, atau iritasi mata. (Yrd)

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, Pemkot Bekasi Terapkan PJJ untuk Siswa SD dan SMP
Selasa Ceria Berbagi Makanan dan Masker, Wali Kota Bekasi Antisipasi Dampak Dari Sebaran Abu Vulkanik
Hasil Evaluasi Hari Pertama Sekolah, Pemkot Bekasi Lakukan PJJ Sekolah secara Menyeluruh
Kota Bekasi Jadi Daerah Terinovatif ke-6 di Indonesia Versi IID 2025
Pengukuhkan Pengurus LLI Kota Bekasi 2025-2030, Wali Kota Bekasi Dukung Lansia Tetap Aktif dan Kreatif
Buka Turnamen Sepak Bola, Harris Bobihoe Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Kenakalan
Dinkes Bekasi Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik bagi Pernapasan
Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Sampai Ke Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Pemkot Bekasi Terapkan PJJ untuk Siswa SD dan SMP

Selasa, 8 September 2026 - 15:29 WIB

Selasa Ceria Berbagi Makanan dan Masker, Wali Kota Bekasi Antisipasi Dampak Dari Sebaran Abu Vulkanik

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Antisipasi Abu Vulkanik, Dinkes Kota Bekasi Bagikan Masker kepada Warga

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Hasil Evaluasi Hari Pertama Sekolah, Pemkot Bekasi Lakukan PJJ Sekolah secara Menyeluruh

Senin, 7 September 2026 - 15:47 WIB

Kota Bekasi Jadi Daerah Terinovatif ke-6 di Indonesia Versi IID 2025

Berita Terbaru

Banten

Polda Banten Gelar Syukuran HUT ke-78 Polwan RI

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:07 WIB