Hunan University China Tertarik Model Desa Sindangheula, Dalami Potensi Pengembangannya

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, SINDANGHEULA – Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, menjadi salah satu lokasi kunjungan delegasi School of Journalism and Communication, Hunan University, China, dalam program “Belt and Road Expedition – Nusantara Connections” Summer Practicum, Sabtu (22/8/2026).

Rombongan delegasi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Hunan University tersebut tiba di Kantor Desa Sindangheula pukul 14.00 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM, bersama jajaran staf Pemerintah Desa Sindangheula.

Penyambutan juga dihadiri Ketua BPD Sindangheula Amin Rohani, SE, beserta anggota BPD. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari agenda pertukaran pengalaman mengenai pembangunan dan kehidupan masyarakat pedesaan.

Kunjungan tersebut berdasarkan surat resmi School of Journalism and Communication, Hunan University, tertanggal 12 Agustus 2026. Dalam program tersebut, delegasi dijadwalkan mengunjungi dua desa di Kabupaten Serang, yakni Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, dan Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas.

Pemilihan kedua desa tersebut berkaitan dengan keterlibatan kepala desa masing-masing dalam program seminar dan kunjungan studi ke China bagi kepala desa Indonesia.

Setelah melakukan pertemuan di kantor desa, rombongan diajak melihat langsung salah satu potensi dan aktivitas masyarakat Desa Sindangheula, yakni pembuatan sapu lidi. Para delegasi melihat proses pembuatan sapu lidi yang menjadi salah satu aktivitas ekonomi dan keterampilan masyarakat setempat.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Ketahanan Pangan Desa yakni Budidaya Ikan Lele , lalu lanjut menuju Bendungan Sindangheula. Di kawasan bendungan, para delegasi melihat langsung kondisi lingkungan dan salah satu infrastruktur penting yang berada di wilayah Desa Sindangheula tersebut.

Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM, mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan delegasi Hunan University. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Desa Sindangheula untuk memperkenalkan potensi desa sekaligus berbagi pengalaman mengenai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan dari Hunan University. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Desa Sindangheula, mulai dari kehidupan masyarakat, potensi ekonomi seperti pembuatan sapu lidi, hingga Bendungan Sindangheula. Kami juga bisa saling bertukar pengalaman tentang bagaimana membangun dan mengembangkan desa,” ujar Suheli.

Suheli menambahkan, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas wawasan dan membangun hubungan yang lebih baik antara masyarakat Desa Sindangheula dengan dunia pendidikan internasional.

“Kami berharap kunjungan ini memberikan pengalaman yang baik bagi rombongan Hunan University dan juga memberikan manfaat bagi Desa Sindangheula. Mudah-mudahan komunikasi dan kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang,” katanya.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, delegasi Hunan University menggali lebih jauh mengenai perkembangan dan pembangunan masyarakat pedesaan di Indonesia. Mereka juga mempelajari pengalaman serta pengetahuan yang diperoleh kepala desa Indonesia melalui program pengembangan desa dan pertukaran pengalaman di China.

Kunjungan ini sekaligus menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara akademisi dan mahasiswa China dengan pemerintah serta masyarakat desa di Kabupaten Serang.

Bagi Desa Sindangheula, kehadiran delegasi internasional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai potensi, inovasi, serta pengalaman pembangunan desa kepada kalangan akademisi dan mahasiswa dari luar negeri.

Program “Belt and Road Expedition – Nusantara Connections” Summer Practicum diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan akademik, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengalaman mengenai pembangunan pedesaan, pemberdayaan masyarakat, komunikasi, ekonomi lokal, serta inovasi desa antara Indonesia dan China.

Melalui kunjungan tersebut, Desa Sindangheula dan Kabupaten Serang diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi serta pengalaman menarik dalam pengembangan masyarakat pedesaan dan menjadi bagian dari pertukaran pengetahuan internasional. (*)

Berita Terkait

Kajian Kemanusiaan PW Salimah Yogyakarta Galang Solidaritas untuk NTT
Rumah Zakat Gelar Pasar Gratis, Bantu Ringankan Beban Warga Sabrang Kidul
Touring Kemerdekaan Kauman 2026 Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan Warga
PMI Bantul Buka Donasi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT, Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas
KOTAK Buka Babak Baru sebagai Band Independen Lewat Single “YOLO”
Transparansi Danais Dipertanyakan, Warga Dorong Ombudsman Buka Data Anggaran
Sate Om Tamrin Dorong Kreativitas Anak melalui Beragam Lomba Seni
KAWAL Indonesia Gelar Bakti Sosial Sambut HUT RI ke-81, Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Hunan University China Tertarik Model Desa Sindangheula, Dalami Potensi Pengembangannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Kajian Kemanusiaan PW Salimah Yogyakarta Galang Solidaritas untuk NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Rumah Zakat Gelar Pasar Gratis, Bantu Ringankan Beban Warga Sabrang Kidul

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Touring Kemerdekaan Kauman 2026 Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:07 WIB

PMI Bantul Buka Donasi Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT, Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas

Berita Terbaru