PDIP Sleman Ajak Perempuan Perkuat Demokrasi Berbasis Nilai Sejarah

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎SLEMAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman menggelar sarasehan bertajuk Perempuan dan Demokrasi: Jas Merah di Joglo Cemoro, Kamis (6/8/2026) sore, penuh semangat kebangsaan. Kegiatan di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, tersebut dihadiri sekitar 150 kader perempuan dari daerah pemilihan selatan Sleman mengikuti pendidikan politik bersama.

Sarasehan menjadi momentum memperkuat kesadaran politik kader perempuan sekaligus mengenang peristiwa 27 Juli 1996 sebagai bagian perjalanan demokrasi Indonesia bersejarah. Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, My Esti Wijayati, menegaskan perempuan wajib tampil sebagai penggerak perubahan nyata dalam masyarakat. “Perempuan jangan hanya memenuhi kuota 30 persen, tetapi harus memperjuangkan aspirasi rakyat sesuai AD/ART serta piagam perjuangan partai,” tegas Esti kepada peserta.

Esti mengatakan kepemimpinan perempuan telah lama menjadi tradisi PDI Perjuangan melalui figur Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani pada jabatan strategis nasional. “Kehadiran perempuan harus memberikan makna nyata di mana pun berada serta menghadirkan solusi bagi kepentingan masyarakat,” ujar Esti disambut tepuk tangan.

Ia menegaskan seluruh langkah politik PDI Perjuangan selalu berpijak pada ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta ajaran Bung Karno yang membela rakyat. “Kepatuhan pada konstitusi menjadi fondasi utama setiap kebijakan politik partai demi kepentingan masyarakat kecil,” tegas Esti kembali di hadapan seluruh peserta.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Danang Maharsa, menyebut sarasehan memperkuat pendidikan politik sekaligus meneruskan semangat Sarinah gagasan Bung Karno kepada kader.

Menurut Danang, konsep Sarinah menempatkan perempuan sejajar dengan laki-laki dalam kehidupan bermasyarakat, pembangunan, serta perjuangan politik yang berkeadilan bagi semua. “Perempuan mempunyai hak dan kesempatan sama untuk memimpin serta menentukan arah pembangunan bangsa maupun daerah,” ujar Danang penuh keyakinan kepada kader.

Danang menegaskan keterwakilan perempuan minimal 30 persen bukan sekadar syarat administratif, melainkan penghormatan nyata terhadap hak politik perempuan Indonesia seluruhnya. “Perempuan bukan pelengkap politik, melainkan kekuatan utama yang mampu membawa perubahan besar bagi masyarakat,” tegas Danang di hadapan seluruh peserta sarasehan.

Ia menyebut PDI Perjuangan telah membuktikan komitmen menghadirkan pemimpin perempuan pada berbagai jabatan strategis mulai Ketua Umum, Presiden, hingga Ketua DPR RI.

Danang juga menyoroti jumlah penduduk perempuan Kabupaten Sleman yang besar sehingga memiliki posisi sangat strategis dalam memperkuat pembangunan dan demokrasi daerah berkelanjutan. “Semangat Jas Merah harus terus dijaga agar kader memahami sejarah sekaligus memperjuangkan masa depan rakyat dengan penuh tanggung jawab,” tandas Danang kepada peserta.

Sarasehan berlangsung penuh antusias, memperkuat komitmen kader perempuan PDI Perjuangan Sleman menjadi pelopor demokrasi, menjaga sejarah, sekaligus mengabdi kepada masyarakat luas.(ady)

Berita Terkait

Hasto Tegaskan Trisakti sebagai Napas Perjuangan Marhaenis Jogja
Sekolah Rakyat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran, Dosen UMY: Fokus pada Akses dan Kualitas, Bukan Sekadar Bangun Sekolah
UMY Akhiri Rangkaian Konferensi Internasional, Perkuat Sinergi Ekosistem Akademik
Grand Diamond Hotel Yogyakarta Gelar Pengajian, Hadirkan Wisata Rohani yang Menginspirasi
Polsek Umbulharjo Bergerak Cepat Tangani Laporan Orang Terjatuh ke Sungai Batikan
Mahasiswa KKN UII Diminta Jadi Motor Perubahan Berkelanjutan di Warungboto
Solidaritas Tanpa Batas, Ra’Nggagas Solidarity Salurkan Bantuan kepada Anggota
Keluarga Besar Mbah Tardjo Kenang Jasa Leluhur Melalui Ziarah Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Hasto Tegaskan Trisakti sebagai Napas Perjuangan Marhaenis Jogja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Sekolah Rakyat di Tengah Penurunan Angka Kelahiran, Dosen UMY: Fokus pada Akses dan Kualitas, Bukan Sekadar Bangun Sekolah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:00 WIB

UMY Akhiri Rangkaian Konferensi Internasional, Perkuat Sinergi Ekosistem Akademik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Grand Diamond Hotel Yogyakarta Gelar Pengajian, Hadirkan Wisata Rohani yang Menginspirasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Polsek Umbulharjo Bergerak Cepat Tangani Laporan Orang Terjatuh ke Sungai Batikan

Berita Terbaru