Kader Muda Gerindra Sebut Ketua DPW Nasdem Iskandar ST Tendensius kepada Gubernur

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader muda Gerindra, Hamzah Nasution. (Dokpri)

Kader muda Gerindra, Hamzah Nasution. (Dokpri)

JENDELANUSANTARA.COM, Medan – Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar ST belum pernah terpilih sebagai anggota DPR, sehingga tidak memahami mekanisme dan etika forum paripurna. Iskandar ST dituding ngawur dan tendensius terhadap Gubernur.

“Iskandar ST itu kan tak pernah jadi anggota DPR, mana paham dia soal mekanisme persidangan. Menang dulu lah di Pileg, baru nanti duduk di DPR belajar dulu setahun dua tahun biar paham aturan, baru dia berkomentar soal walkout-nya Gubernur Bobby di paripurna DPRD Sumut kemarin,” hal itu disampaikan Hamzah Nasution, Kader Muda Gerindra, Jumat (31/7), menyikapi pernyataan Iskandar terkait tuduhan Ricky Anthony yang menyebut Gubernur Bobby arogan.

Menurut Hamzah, walk out-nya Bobby itu karena ada interupsi yang membahas kuorum tidak kuorumnya paripurna kemarin sehingga dianggap tidak produktif. Sementara masih banyak sekali agenda Pak Gubernur yang harus dituntaskan.

“Rapat Paripurna dibuka itu kan berarti peserta sudah kuorum. Jadi kenapa masih ada yang protes, harusnya sebelum rapat dibuka hal itu diperdebatkan. Jadi seperti mempertontonkan hal yang tak baik, maka wajar Gubernur Walk out karena masih banyak urusan rakyat yang juga harus dikerjakan,” kata Hamzah.

Dia juga mengomentari sikap Ketua DPW NasDem yang menyebut pernyataan Wakil Ketua DPRD Sumut itu adalah sikap partai. Itu artinya, NasDem secara terbuka tendensius dan sudah menyerang Gubernur.

“Ini aneh, kuorum tak kuorumnya di internal DPRD, lalu kenapa Gubernur yang diserang. Sebagai kader partai Gerindra, kami minta saudara Iskandar ST untuk perbanyak istigfar dan lebih belajar lagi, pinomat biar nanti bisa terpilih menjadi anggota DPR,” tutup Hamzah. (rel)

Berita Terkait

Purbaya Dicopot Saat Rapat, Telepon Mensesneg Jadi Penanda Pergantian Menkeu
Dasco Teken Komitmen RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal
Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat
Ribuan Warga Zikir Kebangsaan di Monas, Layanan 13 KA Dialihkan ke Jatinegara 
MBG Tetap Jadi Program Prioritas Pemerintah Prabowo Usai Kepala BGN Diganti
Masyarakat Sebaiknya Menghindari Tiga Lokasi di Kawasan Jakarta Pusat Siang Ini
Kecongkakan Makan Siang, Pintu Kuliah Menggedor Meja Sang Utusan
Dikuasai Raksasa Teknologi, Iklan Digital Rp71 Triliun Jadi Tantangan Baru Industri Pers

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:29 WIB

Purbaya Dicopot Saat Rapat, Telepon Mensesneg Jadi Penanda Pergantian Menkeu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Dasco Teken Komitmen RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026, Siap Mundur Jika Gagal

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Ribuan Warga Zikir Kebangsaan di Monas, Layanan 13 KA Dialihkan ke Jatinegara 

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Kader Muda Gerindra Sebut Ketua DPW Nasdem Iskandar ST Tendensius kepada Gubernur

Berita Terbaru