JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Pemerintah Iran membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya mengklaim kedua negara tengah menjalani perundingan secara bersahabat. Teheran menegaskan hingga kini tidak ada proses negosiasi yang berlangsung dengan Washington.
Penegasan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam konferensi pers di Teheran, Senin (27/7/2026). Menurut Baghaei, klaim mengenai adanya perundingan tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
“Pada saat ini tidak ada negosiasi yang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat,” kata Baghaei.
Ia menambahkan, Iran tetap berpegang pada prinsip bahwa dialog hanya dapat dilakukan apabila terdapat komitmen dan penghormatan terhadap kesepakatan yang telah dibuat. Dalam pandangan Teheran, justru Amerika Serikat yang dinilai telah mengingkari komitmen tersebut.
Baghaei menegaskan Washington merupakan pihak yang melanggar nota kesepahaman sehingga tidak memiliki dasar untuk mengklaim sedang membangun hubungan diplomatik yang positif dengan Iran.
Pernyataan itu memperlihatkan masih lebarnya jurang perbedaan sikap antara kedua negara, meski sebelumnya Presiden Donald Trump menyebut hubungan dengan Iran memasuki fase perundingan yang berlangsung secara bersahabat. Sikap Iran tersebut sekaligus mengindikasikan belum adanya kemajuan nyata menuju pembukaan kembali jalur diplomasi antara kedua negara yang selama bertahun-tahun diwarnai ketegangan. (ihd)














